Operasi Sayang Anak Bangsa: Polres Bengkalis Amankan Trio Sabu yang Hobi ‘Icip-icip’ Dagangan Sendiri

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis Pinggir – Sabtu malam (25/4) yang harusnya syahdu berubah jadi malam penuh “kejutan” bagi para penggiat sabu di wilayah hukum Polsek Pinggir. Bukan dapet untung malah buntung, para pelaku ini terpaksa ganti menu makan malam dari sate menjadi nasi cadong gara-gara jurus Undercover Buy alias “Pura-Pura Beli” yang dilancarkan polisi.

Kisah dimulai pukul 22.00 WIB di Jalan Gajah Mada Km 27. Pemuda berinisial HAP (23) sepertinya terlalu bersemangat menyambut pelanggan baru. Tanpa curiga, ia meluncur gagah dengan Honda Verza-nya menuju titik transaksi.

HAP mungkin mengira yang meneleponnya adalah pembeli yang sedang “kehausan”, padahal yang menunggu adalah tim opsnal Polsek Pinggir yang sudah siap sedia. Saat barang bukti sabu seberat 0,31 gram berpindah tangan, saat itu pulalah status HAP berubah dari “Pedagang” menjadi “Tahanan”.

“HAP mengaku barang itu dari temannya berinisial A yang sekarang lagi dicari (DPO). Kayaknya si A ini tipe teman yang ‘datang saat butuh, hilang saat digerebek’,” ujar sumber internal kepolisian sambil geleng-geleng kepala. Hasil tes urine HAP? Positif amfetamin. Pantas saja dia semangat jualan, ternyata lagi ‘on’ juga!

Tak puas hanya dapat 0,3 gram, polisi langsung “gas pol” melakukan pengembangan. Sekitar pukul 23.30 WIB, giliran Jalan Joyo di Desa Tasik Serai Barat yang dibuat heboh.

Di sebuah rumah, dua pria berinisial DS dan I sedang asyik menunggu laporan penjualan, namun yang datang justru rombongan “tamu tak diundang” berseragam. Hasilnya? Polisi panen besar! Dari tangan DS, ditemukan paket sabu seberat 13,07 gram, cukup untuk bikin satu rukun tetangga terjaga seminggu suntuk.

Tak hanya sabu, polisi juga menyita timbangan digital, plastik bening, hingga koleksi gunting dan pisau. Entah mereka ini mau jualan narkoba atau mau buka jasa potong rambut darurat, yang jelas semua barang bukti itu kini sudah mejeng di Polsek Pinggir.

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengonfirmasi bahwa duet maut DS dan I ini juga menyusul HAP dalam hal hasil tes urine: Semuanya kompak positif amfetamin! Trio “Positif” ini sekarang harus merenungi nasib di balik jeruji besi dengan ancaman Pasal 114 jo Pasal 112 UU Narkotika.

“Kami masih memburu S, penyuplai utama mereka. Untuk masyarakat, kalau lihat ada tetangga yang mendadak rajin timbang-timbang kristal putih tapi bukan gula pasir, segera lapor Call Center 110!” pesan pihak kepolisian.

“Pesan moral: Jangan pernah mencoba jualan sabu. Selain dosanya gede, saingannya berat, pembelinya seringkali adalah Pak Polisi yang lagi nyamar. Ingat, lebih baik jualan seblak; pedasnya bikin nagih, bukannya bikin dipenjara!”(FN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *