Tak Ada Ampun! AKP Gian Sikat Sarang Narkoba Hangtuah, Kode Rahasia ‘No Tawas’ Terbongkar!

Rakyatnerdekanews.co.id, Rokan Hilir – Hanya butuh hitungan hari bagi AKP Gian Wiatma Jonimandala, S.T.K., S.I.K., M.H., untuk membuktikan komitmennya sebagai Kapolsek Bagan Sinembah yang baru. Bergerak cepat tanpa kompromi, tim gabungan di bawah komandonya berhasil mengobrak-abrik titik peredaran narkotika di Kelurahan Bagan Batu Kota pada Kamis sore hingga malam (16/04/2026).

Operasi besar yang berlangsung maraton sejak pukul 17.40 WIB hingga 21.00 WIB ini bukan sekadar razia biasa. Ini adalah pesan keras bagi para bandar dan pengedar di wilayah hukum Rokan Hilir.

Tak bergerak sendiri, Kapolsek AKP Gian menggandeng unsur pimpinan kecamatan (Upika) secara lengkap. Kehadiran Camat Bagan Sinembah dan Danramil 03/Bagan Sinembah di garis depan menunjukkan soliditas “Tiga Pilar” dalam memerangi musuh negara: narkoba.

“Kami tidak memberikan ruang sejengkal pun bagi peredaran gelap narkotika di wilayah ini. Operasi ini adalah respon langsung atas keresahan masyarakat yang sudah mencapai titik nadir,” tegas AKP Gian di sela-sela operasi.

Fokus utama operasi menyasar kawasan Jalan Hangtuah (Suka Tani), sebuah lokasi yang lama dicurigai menjadi titik panas transaksi barang haram. Dalam penggerebekan yang cukup menegangkan, polisi berhasil mengamankan seorang pria berinisial DN.

Hasilnya mengejutkan. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti yang sangat signifikan, yang mengindikasikan DN bukan sekadar pengguna, melainkan bagian dari jaringan distribusi. Berikut rinciannya:

Puluhan paket sabu siap edar dalam plastik klip merah.

Ratusan plastik klip kosong dan alat hisap (bong).

Dua unit timbangan digital berakurasi tinggi.

Satu bilah senjata tajam jenis samurai.

Uniknya, petugas juga menemukan sebuah papan triplek dengan tulisan provokatif: “ORIGINAL NO TAWAS GULA BATU”. Temuan ini diduga kuat sebagai kode atau media promosi gelap untuk meyakinkan pembeli akan kualitas sabu yang dijual.

Kapolsek menekankan bahwa penangkapan DN hanyalah awal dari rangkaian strategi pemberantasan narkoba yang lebih luas di Bagan Sinembah.

“Kehadiran kami bukan hanya untuk menangkap, tapi juga memberikan efek jera (deterrent effect). Kami ingin masyarakat merasa aman dan kembali percaya bahwa Polri hadir sebagai garda terdepan pelindung keluarga mereka dari bahaya sabu,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, tersangka DN beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Bagan Sinembah. Penyidik tengah melakukan pengembangan intensif untuk melacak pemasok besar di atas DN.

Situasi di lokasi penggerebekan kini terpantau kondusif, sementara warga sekitar memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat sang Kapolsek baru yang dianggap “tak pakai lama” dalam bertindak.(FN)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *