
RMnews, Jakarta — Singapura resmi memperkuat kemampuan pertahanan lautnya melalui pengadaan rudal anti-kapal generasi terbaru, Blue Spear, hasil kerja sama industri pertahanan dengan Israel.
Rudal tersebut dikembangkan oleh Proteus Advanced Systems, perusahaan patungan antara ST Engineering asal Singapura dan Israel Aerospace Industries (IAI), dengan kepemilikan masing-masing 50 persen.
Blue Spear dipersiapkan untuk menggantikan sistem rudal Harpoon pada enam kapal fregat kelas Formidable milik Angkatan Laut Singapura.
Rudal ini memiliki jangkauan hingga 290 kilometer, dilengkapi kemampuan terbang rendah di atas permukaan laut (sea-skimming), serta sistem navigasi canggih yang dirancang untuk menghadapi gangguan peperangan elektronik.
Pemasangan rudal Blue Spear dilaporkan telah terlihat pada kapal perang RSS Steadfast. (*/Red)





