Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis Duri – Cita-cita J.A. (29 tahun) untuk pensiun dini dari dunia kriminal dan log-in jadi pro player game online resmi digagalkan Polsek Mandau. Alih-alih mendapatkan piala turnamen, pria asal Desa Balai Makam ini justru sukses menyabet gelar “Tahanan Baru” setelah mencuri harta senilai Rp74 juta dengan modal “ilmu gaib”.
Peristiwa ajaib ini terjadi pada Minggu malam, 23 Agustus 2026. Korban mendadak jantungan saat memeriksa tas rahasia di balik pintu kamarnya yang mendadak kempes. Ternyata, tumpukan perhiasan emas dan uang tunai di dalamnya sudah raib digondol maling.
Uniknya, J.A. tampaknya menganut prinsip “maling sopan”. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh polisi menunjukkan:
Pintu depan? Mulus tanpa lecet.
Jendela? Terkunci rapat penuh senyuman
Kondisi rumah? Rapi jali seperti habis kedatangan mertua.
Korban pun rugi bandar hingga Rp74 juta tanpa tahu bagaimana cara pelaku masuk. Antara pelaku punya kunci cadangan, atau dia murid tersembunyi Harry Potter.
Tak butuh waktu lama bagi Unit Reskrim Polsek Mandau untuk melacak “bakat terpendam” J.A. Tepat pada Senin subuh, 24 Agustus 2026 pukul 02.30 WIB, rumah J.A. digerebek. Pelaku yang mungkin lagi asyik mimpi menang turnamen langsung diciduk tanpa perlawanan.
Nah, di sinilah komedinya dimulai. Saat polisi menggeledah isi rumah J.A., bukannya menemukan brankas penuh emas, polisi justru menemukan modal buat jadi streamer game. Hasil curian puluhan juta tadi diduga kuat langsung dibelanjakan barang-barang ini:
Keyboard Rainbow Ledlight Gaming K98 (Biar jemari J.A. makin estetik dan kelap-kelip di dalam kegelapan).
Mouse Bloody 7 Software (Mungkin biar klik-an mousenya seakurat saat dia memantau situasi rumah korban).
Motor Yamaha NMAX Hitam Tanpa Plat (Kendaraan wajib para gamers sejati biar kelihatan keren saat nongkrong, walau surat-suratnya entah ke mana).
Sisa Kembalian Rp550.000, dua HP, serta sepasang anting dan gelang emas yang tersisa (Mungkin sisa anggaran yang belum sempat dibelikan kursi gaming hidrolik).
Selain menyita setup PC gaming impiannya, polisi juga langsung melakukan tes urine kepada J.A. Siapa tahu, pelaku nekat maling karena terlalu banyak mengonsumsi ramuan penambah stamina di dunia nyata
Kini, J.A. harus menerima kenyataan pahit bahwa dirinya kena banned dari kehidupan sosial. Dia resmi dijerat pasal pencurian dan harus rela setup gaming-nya disita sebagai barang bukti. J.A. pun terpaksa push rank di dalam sel tahanan Polsek Mandau bersama teman-teman barunya.
Polisi pun mengimbau warga agar tetap waspada. Ingat, maling zaman sekarang tidak cuma mengincar beras, tapi juga mengincar spek PC dewa! (FN)






