Main Narkoba di Dekat SMP, Pria 41 Tahun Ini Langsung ‘Lulus’ Masuk Penjara Tanpa Ujian

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Niat hati ingin memutar modal lewat bisnis “tepung ajaib” jenis sabu, pria berinisial A.W (41) malah harus berakhir apes. Bukannya untung yang didapat, ia justru harus menginap gratis di hotel prodeo milik Polsek Pinggir setelah terciduk saat sedang asyik menunggu pelanggan.

Kejadian ini bermula pada Sabtu malam (18/04/2026), sekitar pukul 21.22 WIB. Di saat orang lain mungkin sedang santai malam mingguan, A.W justru “lembur” di kawasan Simpang SMP Negeri 6, Desa Pangkalan Libut. Sayangnya, warga sekitar lebih sigap dari mata-mata film aksi. Merasa curiga dengan aktivitas di lokasi tersebut, warga pun melapor ke polisi.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama, membenarkan penangkapan “kurir dadakan” ini.

“Tim opsnal langsung meluncur ke lokasi setelah dapat info. Hasilnya, satu orang berhasil kita amankan. Satunya lagi sepertinya punya bakat lari maraton, karena berhasil kabur dan sekarang statusnya DPO,” ujar Kapolsek dengan nada tegas namun tetap kalem.

Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti yang bikin geleng-geleng kepala. Alih-alih bawa stok sekarung, A.W kedapatan membawa satu paket sabu mungil seberat 0,21 gram. Selain itu, ada uang tunai Rp200.000 yang diduga sisa kembalian atau hasil dagang, serta dua unit handphone (Samsung dan Realme) yang isinya mungkin penuh dengan chat “P” dari pelanggan.

Lucunya lagi, saat dites urine, hasilnya positif amphetamine. Jadi, selain menjual, tampaknya tersangka juga menjadi “tester” terbaik untuk barang dagangannya sendiri. Kepada polisi, ia mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari temannya yang kini sedang dicari polisi (DPO). Mungkin temannya itu sekarang sedang sibuk ganti kartu SIM.

Kini, A.W harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat Pasal 114 jo Pasal 112 UU Narkotika. Ancaman hukumannya jelas, bukan sekadar teguran guru sekolah.

Polisi pun berpesan kepada masyarakat: kalau melihat ada yang mencurigakan, segera lapor. Jangan ditonton saja, apalagi diajak patungan. Mari kita jaga wilayah Pinggir bersih dari narkoba supaya generasi muda kita fokus belajar, bukan malah fokus cari “barang” di dekat pagar sekolah.(FN)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *