Kang Jeler Gelar Haul Ke-6 Eyang Keraton dan Orangtuanya, Tokoh dan Masyarakat Minta Maju Jadi Kepala Desa Ciadeg 2027 ‎

Rakyatmerdekanews.co.id, Bogor  – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Vila Argaloka, Vila Bah Jeler, Jumat (14/8/2026). Jumhana yang akrab disapa Kang Jeler menggelar Haul ke-6 untuk mengenang Eyang Keraton dan kedua orangtuanya.

‎Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum mendoakan keluarga, tetapi juga ajang mempererat tali silaturahmi antar warga dan keluarga besar Desa Ciadeg, Kabupaten Bogor.

‎Rangkaian acara diisi dengan khataman Al-Qur’an, santunan anak yatim, serta tablighul Islamiah. Sejumlah tokoh agama turut hadir dan memberikan tausiah dalam kegiatan tersebut.

‎Di tengah suasana tersebut, banyak tokoh dan masyarakat yang hadir menyampaikan harapan agar Kang Jeler bersedia masuk bursa pemilihan Kepala Desa Ciadeg 2027. Bahkan tak sedikit yang mendoakan Kang Jeler menjadi Kepala Desa ke depan untuk membawa perubahan bagi wilayah Ciadeg.

“Orang Tua Adalah Segalanya”
‎Kang Jeler mengatakan, pelaksanaan haul kali ini merupakan yang keenam. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, tetapi memiliki makna yang cukup mendalam bagi keluarga.

‎“Ini kan haul yang ke-6. Bagi kami, kegiatan seperti ini tentu paling berharga dan cukup berarti, karena bagi kami orang tua itu adalah segalanya. Ini juga menjadi momen untuk berkumpul bersama keluarga sekaligus saling bersilaturahmi,” ujar Kang Jeler.

‎Ia menilai, tradisi haul juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan mengingat kembali jasa serta perjuangan orang-orang tua yang telah lebih dahulu berpulang.

Tanggapi Desakan Maju Pilkades 2027 

‎Ketika ditanya awak media mengenai adanya keinginan sebagian masyarakat yang mendorong dirinya untuk maju sebagai bakal calon Kepala Desa, Kang Jeler memberikan jawaban terbuka.

‎“Ini kan masih lama, kita juga belum ada wacana. Tetapi rencana sih sudah ada. Yang jelas ketika diberikan kepercayaan menjadi pemimpin mereka, Saya akan jaga kepercayaan ini. Saya akan menjadi pemimpin atau kepala desa yang amanah dan siap membawa perubahan bagi wilayah Ciadeg,” katanya.

‎Kang Jeler menuturkan, apabila ke depan dirinya mendapatkan amanah untuk memimpin desa, kegiatan-kegiatan yang memiliki nilai keagamaan, sosial, dan kebersamaan seperti haul tersebut berpotensi untuk dikembangkan dengan melibatkan masyarakat secara lebih luas.

‎“Untuk ke depannya, seandainya kita menjadi kepala desa, ya mungkin kita bisa merekrut satu desa dalam kegiatan seperti ini. Karena kegiatan seperti ini tentu paling berharga dan cukup berarti,” tuturnya.

‎Menurutnya, membangun desa tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga bagaimana menjaga kebersamaan, memperkuat nilai sosial, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul dan bersilaturahmi.

‎“Yang terpenting bagi kami adalah kebersamaan. Kegiatan seperti ini menjadi momen untuk berkumpul bersama keluarga dan saling bersilaturahmi. Dan untuk ziarah ke orang tua kita yang telah meninggal itu kan, bukan cuma hari ini, tetapi harus rutin. Jika sehari sekali, maka seminggu sekali, jika tidak seminggu, maka sebulan sekali, dan atau setahun sekali,” pungkasnya. (Eddy W)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *