Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Menjelang fajar, saat sebagian besar penghuni masih terlelap, jajaran pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis justru bergerak dalam senyap. Pada Rabu (15/04) pukul 04.30 WIB, Satgas Kamtib melakukan operasi penggeledahan mendadak di Blok 05C untuk memastikan sterilisasi dari benda-benda ilegal yang mengancam stabilitas keamanan.
Atas instruksi langsung Kepala Lapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono, tim yang dipimpin Plh. Ka. KPLP bersama Komandan Rupam I dan personel gabungan langsung melakukan penyisiran menyeluruh. Operasi ini merupakan implementasi nyata dari standar pencegahan gangguan kamtib tahun 2025 yang mengedepankan deteksi dini.
Hasilnya cukup mengejutkan. Dari sudut-sudut kamar hunian di Blok 05C, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang berbahaya yang disembunyikan dengan rapi. Di antaranya adalah satu utas kabel listrik rakitan yang rawan memicu kebakaran akibat arus pendek, serta potongan pecahan kaca tajam yang berpotensi disalahgunakan sebagai senjata.
Menanggapi temuan tersebut, Kalapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menyatakan bahwa razia pada jam-jam rawan adalah strategi kunci untuk mematikan ruang gerak pelanggaran kedisiplinan di dalam Lapas.
“Kami tidak akan pernah memberikan ruang bagi pelanggaran sekecil apa pun. Razia ini adalah pesan kuat bahwa pengawasan di Lapas Bengkalis bekerja penuh 24 jam. Saya telah memerintahkan jajaran untuk memberikan sanksi tegas bagi warga binaan yang melanggar,” tegas Priyo dengan nada bicara yang lugas.
Selain melakukan penyitaan, momentum ini juga digunakan untuk memberikan penguatan kepada seluruh petugas, termasuk para CPNS yang dilibatkan dalam operasi. Prinsip “Waspada Jangan-Jangan” ditekankan sebagai pola pikir utama dalam menjalankan tugas jaga dan kontrol keliling.
Penemuan pecahan kaca menjadi atensi khusus bagi tim pengamanan untuk meningkatkan ketelitian di masa mendatang. Meskipun ditemukan barang berbahaya, operasi berakhir dengan situasi yang tetap aman dan kondusif. Lapas Bengkalis berkomitmen akan terus melaksanakan razia serupa secara berkala maupun mendadak demi menjaga kewibawaan institusi dan keamanan masyarakat di dalamnya.(FN)






