Bupati Turun Langsung! Kisah Haru di Balik Kebakaran Rumah Warga Kemiri yang Bikin Salut

Rakyatmerdekanews.co.id, Purworejo – Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, menunjukkan kepedulian nyata dengan mengunjungi langsung korban kebakaran di wilayah Kecamatan Kemiri.

Didampingi Asisten Pemerintahan serta sejumlah pimpinan perangkat daerah, kunjungan tersebut dilakukan pada Senin (27/04/2026) di rumah milik Nurodin, warga Dukuh Cengkirlegi RT 02 RW 02, Desa Kalimeneng.

Dalam kunjungan itu, Bupati tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga menyerahkan bantuan berupa santunan dari Baznas Kabupaten Purworejo serta bantuan sosial lainnya.

Kehadiran pemerintah daerah di tengah musibah ini diharapkan mampu meringankan beban korban sekaligus memberikan semangat untuk bangkit kembali.

Peristiwa kebakaran terjadi pada Minggu dini hari (26/04/2026) sekitar pukul 03.45 WIB. Api pertama kali terlihat oleh warga di area parkir kendaraan milik korban. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menjalar hingga ke bagian atap rumah.

Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada mesin pompa air yang berada di dekat area parkir. Percikan api kemudian menyambar bahan yang mudah terbakar, termasuk sepeda motor yang terparkir, sehingga mempercepat penyebaran api.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yuli Hastuti menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang terjadi. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi korban.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu dan membawa berkah ke depannya,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi semangat gotong royong warga Desa Kalimeneng yang dengan cepat membantu proses penanganan pascakebakaran. Bahkan, perbaikan atap rumah yang terbakar dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu hari.

“Kebersamaan dan kepedulian warga di sini patut kita apresiasi. Ini menjadi contoh nyata solidaritas masyarakat yang luar biasa,” tambahnya.

Menutup kunjungannya, Bupati mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik. Ia menekankan pentingnya memastikan kondisi listrik rumah tetap aman guna mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu bencana serupa.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan sigap dalam mengantisipasi berbagai potensi bahaya di lingkungan sekitar.(Kun)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *