Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis Duri – Sebuah langkah strategis dan progresif diambil oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tuah Aliansi Anak Melayu dalam mengawal penyerapan tenaga kerja tempatan.
Melalui agenda dialog santai bertajuk afternoon coffee, organisasi yang dinakhodai oleh Fredi Noza ini berhasil membangun komitmen bersama dengan manajemen Heavy Truck/Transport Equipment (HTE) PT Patra Drilling Contractor (PDC) di Duri, Kecamatan Bathin Solapan, Rabu (24/6/2026).
Pertemuan silaturahmi yang telah diagendakan secara matang oleh kedua belah pihak ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kedatangan Ketua Umum Tuah Aliansi Anak Melayu, Fredi Noza, disambut langsung oleh Koordinator Transport-HTE PT PDC, Wahid, serta Kepala Aset-HTE PT PDC, Indra Novriadi.
Dalam dialog tersebut, terungkap dinamika sosial yang cukup tinggi terkait operasional perusahaan di wilayah Duri. Wahid menceritakan bahwa dalam setahun terakhir, terutama enam bulan belakangan, dirinya gencar dikunjungi oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari LSM, Ormas, hingga Laskar Melayu yang membawa langsung aspirasi warga Duri.
Meski urusan eksternal dan kehumasan seperti ini idealnya berada di bawah porsi dan fungsi (tupoksi) Humas PT PDC Duri, nomor kontak Wahid justru menjadi tumpuan utama yang paling sering dihubungi oleh masyarakat. Menolak bersikap antipati atau menghindar, Wahid justru membuka pintu komunikasi selebar-lebarnya demi menjaga keharmonisan lingkungan kerja.

Wahid secara bijaksana terus membuka diri, menerima, dan mengayomi kedatangan berbagai elemen masyarakat adat tersebut. Ia bahkan bersedia menemui mereka secara personal di kantor PT PDC Duri, maupun di warung kopi serta kafe sesuai dengan agenda dialog yang telah dijadwalkan.
Sikap adaptif, terbuka, dan berjiwa besar dari manajemen operasional lapangan ini menuai pujian tinggi dari Tuah Aliansi Anak Melayu.
“Kami sangat menaruh rasa hormat dan salut kepada Bang Wahid dan Bang Indra Novriadi. Meskipun tugas pokok mereka berada di bagian Transport dan Aset HTE, mereka memiliki kepedulian yang sangat tinggi untuk duduk bersama, ngopi sore, dan mendengarkan langsung suara dari masyarakat adat,” tegas Fredi Noza.
Poin krusial dalam pertemuan ini tertuju pada isu sensitif mengenai pemangkasan angka pengangguran di Kabupaten Bengkalis, khususnya di wilayah ring satu Kecamatan Bathin Solapan, Duri. Melalui ruang komunikasi dan saling berbagi cerita yang dijembatani oleh Wahid dan Indra Novriadi, aspirasi rekrutmen tenaga kerja dari masyarakat Melayu lokal kini direspon secara konkret oleh pihak perusahaan.
Manajemen HTE PT PDC secara terbuka menyatakan komitmennya untuk memproses dan melakukan evaluasi mendalam terhadap sistem penyerapan ketenagakerjaan lokal, khususnya yang dikoordinasikan melalui DPP Tuah Aliansi Anak Melayu.
Langkah keterbukaan PT PDC ini diproyeksikan menjadi angin segar bagi para pencari kerja tempatan. Pola rekrutmen yang transparan ke depan dipastikan akan mengacu dan menyelaraskan diri dengan Peraturan Daerah (Perda) Bupati Bengkalis terkait pemanfaatan serta pemenuhan kuota tenaga kerja lokal secara maksimal.
“Kita akan rangkul rekrutmen ketenagakerjaan lokal dari Tuah Aliansi Anak Melayu,” ucap Wahid dengan nada mantap dan optimis.
Komunikasi yang berhasil bertransformasi dari potensi ketegangan menjadi kemitraan strategis ini tidak lepas dari cara pendekatan yang dilakukan oleh organisasi bentukan anak jati daerah tersebut.
Pihak manajemen PT PDC, Wahid dan Indra Novriadi, memberikan apresiasi balik yang tinggi terhadap etika pergerakan yang ditunjukkan oleh DPP Tuah Aliansi Anak Melayu.
Menurut mereka, di bawah kepemimpinan ketua Fredi Noza, aliansi ini menunjukkan kelasnya sebagai organisasi yang sangat matang dan profesional. Mereka tetap mengedepankan sopan santun, serta memegang teguh adat dan adab Melayu dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat daerah.
Sinergi positif ini diharapkan menjadi standard baru (role model) bagi hubungan industrial yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan antara korporasi besar dan masyarakat tempatan di Blok Rokan.(FN)






