Rakyatmerdekanews.co.id, Purworejo — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung percepatan implementasi program Kecamatan Berdaya Tahun 2026. Hal ini ditandai dengan kehadiran Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kecamatan Berdaya Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Kamis (16/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wabup Dion hadir bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD) Kabupaten Purworejo, Laksana Sakti, AP., M.Si., serta seluruh camat se-Kabupaten Purworejo.
Tak hanya menghadiri rakor, Wabup Dion juga turut menandatangani Berita Acara Komitmen Bupati/Wali Kota dalam implementasi Kecamatan Berdaya Tahun 2026 bersama para kepala daerah se-Jawa Tengah. Penandatanganan ini menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong keberhasilan program tersebut.
Rakor ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Kecamatan Berdaya Tahun 2025 sekaligus menyamakan persepsi dan komitmen dalam pelaksanaan program di tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh para bupati/wali kota, kepala OPD terkait, serta camat dari seluruh wilayah Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang memimpin langsung jalannya rakor, menegaskan bahwa program Kecamatan Berdaya akan diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Program ini difokuskan pada penguatan pemberdayaan masyarakat berbasis kecamatan, dengan sasaran utama kelompok rentan dan kelompok produktif di desa.
“Program ini menyasar pemuda, penyandang disabilitas, serta perempuan rentan yang belum mandiri secara ekonomi. Mereka akan mendapatkan pelatihan dan berbagai program pemberdayaan di tingkat kecamatan,” ujarnya.
Lebih lanjut, gubernur berharap program ini mampu menekan angka pengangguran, membuka peluang kerja baru, serta meningkatkan kemandirian masyarakat dari tingkat bawah.
Kehadiran Wakil Bupati Purworejo bersama jajaran camat dalam rakor ini menjadi bukti nyata dukungan Pemkab Purworejo terhadap percepatan implementasi Kecamatan Berdaya.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya mewujudkan visi Jawa Tengah sebagai provinsi maju dan berkelanjutan dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045. (Kun)






