Rakyatmerdekanews.co.id, Duri Bengkalis – Warga Duri gempar oleh aksi seorang oknum pengurus organisasi Masyarakat (ORMAS ) yang dinilai memiliki kesaktian luar biasa layaknya makhluk halus alias siluman. Bagaimana tidak, pria yang akrab disapa “Dio” ini sukses memborong semua titel, gelar, dan jabatan struktural untuk dirinya sendiri tanpa menyisakan ruang bagi manusia normal lainnya.
Di atas kertas, susunan pengurus organisasi ini terlihat sangat padat dan mewah, persis seperti simulasi daftar panjang menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, itu semua hanya fatamorgana belaka.
Kondisi ini memicu kegeraman sekaligus gelak tawa masyarakat setempat. Sebagai daerah Duri-Riau yang kental dengan budaya Melayu, warga pun melayangkan sebuah pantun sindiran menohok untuk menyentil kelakuan sang oknum:
“Hari selasa pergi ke pasar,Membeli kain di kedai nyonya.Struktur organisasi nampak besar,Rupanya dio saja pengurusnya.
Pohon rambutan tumbuh di rimbun,Buahnya manis dimakan tupai.Gelar diborong macam siluman,Gaji dobel perut pun memandai.”
Warga Duri setempat mulai menjuluki oknum ini sebagai “Siluman Jabatan” karena kemampuannya berubah wujud dalam sekejap mata. Saat duduk di ruangan ber-AC, dia bertindak sebagai Ketua yang hobi memberi perintah. Beberapa detik kemudian, dia bisa bergeser peran menjadi Wakil Ketua yang menyetujui perintahnya sendiri.
Puncaknya adalah saat aksi di lapangan dimulai. Semua nama mentereng di dokumen organisasi mendadak gaib.
“Strukturnya panjang macam menu makanan, tapi pas kerja lapangan, dio Ketua, dio Wakil, dan dio pula anggota yang angkat-angkat barang,” ujar seorang warga dengan nada menyindir.
Sifat tamak dan rakus oknum ini makin menjadi-jadi karena dia nekat melupakan kapasitas dan batasan dirinya sebagai manusia biasa. Berkat aksi borong jabatan ini, “Dio” yang punya gelar,titel dan ketua dilaporkan berhasil mengantongi gaji dobel, tripel, bahkan multi-level yang semuanya mengalir deras ke satu rekening pribadinya.
Keserakahan ini ternyata menular hingga ke urusan isi perut. Saat jam istirahat tiba, sifat rakusnya makin keluar. Puluhan kotak jatah makan siang yang seharusnya dibagikan kepada seluruh jajaran pengurus, dihabiskan dan dimakan sendiri olehnya tanpa sisa. PK
Pengamat kelakuan kocak di Duri,Bengkalis dan Pekanbaru menilai, jika tren “Siluman One-Man Show” ini diteruskan, sang oknum kemungkinan besar akan segera merangkap jabatan sebagai sopir ambulans, Dosen, seksi doa, Humas Perusahaan, hingga petugas kebersihan organisasi sekaligus agar semua pendapatan gaji dari semua bidang bisa dia telan sendiri. (FN)






