Ketua PWI Pusat Ingatkan Wartawan Tak Intimidasi Pejabat demi Uang

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkulu – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Achmad Munir, mengingatkan seluruh wartawan agar menjalankan tugas jurnalistik secara profesional serta menjunjung tinggi etika dan integritas pers.

Ia menegaskan, profesi wartawan tidak boleh disalahgunakan untuk menakut-nakuti atau mengintimidasi pejabat demi meminta sejumlah uang. Menurutnya, tindakan semacam itu dapat masuk ke ranah hukum dan harus ditangani sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Achmad Munir juga berharap aparat penegak hukum bertindak tegas apabila menemukan praktik intimidasi yang dilakukan dengan menyalahgunakan profesi wartawan.

“Semoga hal seperti ini tidak terjadi di Bengkulu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Achmad Munir saat pembukaan acara pelantikan Pengurus PWI Provinsi Bengkulu periode 2026–2031 yang berlangsung di Balai Raya Semarak Bengkulu.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kebebasan pers harus diiringi tanggung jawab, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.

Wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, mengawasi jalannya pemerintahan, serta menjalankan fungsi kontrol sosial. Karena itu, tugas jurnalistik harus dilaksanakan secara independen dan berlandaskan kepentingan publik, bukan untuk memperoleh keuntungan pribadi melalui tekanan atau intimidasi.

Dengan menjunjung tinggi etika dan integritas, wartawan diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pers sekaligus memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik. (Ratna)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *