Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Semangat kebersamaan dan gotong royong ditunjukkan secara nyata oleh jajaran Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Tuah Aliansi Anak Melayu. Pada Rabu pagi (16/9/2026) mulai pukul 08.30 WIB, ormas ini melaksanakan aksi kerja bakti massal untuk membersihkan dan merapikan Kantor Sekretariat mereka yang berlokasi di Jalan Sukajadi 1, RT 003 / RW 007, Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme yang tinggi dari seluruh pengurus. Aksi gotong royong ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Tuah Aliansi Anak Melayu, Fredi Noza, dengan didampingi oleh Ketua DPP-DPH, Danuartha, serta jajaran Bendahara dan Sekretaris Jenderal organisasi. Mereka membaur bersama anggota untuk membersihkan setiap sudut ruangan kantor sekretariat.
Ketua Umum Tuah Aliansi Anak Melayu, Fredi Noza, yang dikenal sebagai figur pemimpin disiplin serta sangat menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki esensi penting bagi internal organisasi. Menurutnya, kondisi kantor sekretariat adalah cerminan dari marwah dan profesionalitas organisasi itu sendiri.
“Lingkungan kantor sekretariat Tuah Aliansi Anak Melayu yang bersih dan rapi mencerminkan semangat kerja tim yang solid dan profesional. Mari kita bahu-membahu membersihkan ruang kerja bersama, karena kenyamanan kantor adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Fredi Noza di sela-sela kegiatan.
Fredi juga menambahkan filosofi kerja sama yang melandasi pergerakan ormas yang dipimpinnya. Ia menekankan pentingnya asas saling membantu demi meringankan tugas organisasi ke depan.
“Sedikit jinjing, banyak dipikul. Kebersihan kantor bikin pikiran jernih dan kerja jajaran Tuah Aliansi Anak Melayu makin produktif. Kerja bakti kantor hari ini mengajarkan kita semua bahwa tidak ada pekerjaan yang terlalu sulit jika diselesaikan secara bersama-sama. Kantor yang bersih berawal dari kepedulian kita hari ini,” tegasnya menutup penyampaian.
Kegiatan gotong royong berjalan dengan lancar dan kondusif. Menutup aksi penuh kebersamaan tersebut, sebuah pantun khas Melayu didengungkan sebagai simbol persatuan jajaran pengurus:
“Pergi ke pasar membeli kain,
Kain tenun khas tanah Melayu.
Bersama-sama bantu-membantu dengan yang lain,
Tuah Aliansi Anak Melayu kompak selalu.”
Melalui aksi bersih-bersih ini, Tuah Aliansi Anak Melayu berharap dapat menghadirkan suasana sekretariat yang nyaman guna mendukung realisasi program kerja organisasi ke depan, sekaligus menjadi contoh positif bagi lingkungan masyarakat sekitar.(FN)






