Ketua PT Pontianak Ingatkan Hakim Jaga Integritas Moral dalam Menangani Perkara

Rakyatmerdekanews.co.id, Pontianak – Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Pontianak, Dr. Pontas Efendi, S.H., M.H., mengingatkan hakim Pengadilan Negeri (PN) Pontianak agar menjunjung tinggi integritas moral, profesionalisme, dan keteguhan dalam menangani perkara, terutama perkara yang menarik perhatian masyarakat.

‎Pesan tersebut disampaikan dalam pembinaan khusus di Aula Prof. Bagir Manan, PN Pontianak, Jalan Sultan Abdurrahman Nomor 89, Pontianak, Rabu (21/10/2026), menyusul dinamika penanganan perkara yang tengah berproses di pengadilan tersebut.

‎Pontas menegaskan, pembinaan tersebut merupakan pelengkap pembinaan rutin di lingkungan peradilan. Pembinaan kali ini bersifat kondisional, dengan mempertimbangkan perkembangan situasi terkait perkara yang menjadi perhatian masyarakat di wilayah Pontianak.

‎Menurutnya, perhatian publik terhadap suatu perkara menuntut hakim untuk semakin teguh memegang prinsip integritas dan profesionalisme. Hakim yang menangani perkara tersebut harus tetap bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya, tanpa membuka ruang bagi praktik transaksional yang dapat mencederai independensi peradilan.

‎”Persoalan yang terjadi saat ini terkait penanganan perkara yang menarik perhatian publik ini agar benar-benar dijadikan momentum bagi hakim untuk bekerja secara profesional, menjaga kekompakan dan keteguhan, terutama terhadap majelis yang menangani perkara ini, serta benar-benar tidak menyediakan ruang untuk adanya transaksional,” tegas Pontas.

‎Ia juga meminta jajaran PN Pontianak menjaga koordinasi dan fungsi kelembagaan dengan instansi lain secara tepat dengan tetap memperhatikan batas kewenangan masing-masing lembaga.

‎Terkait informasi yang beredar luas di masyarakat mengenai penanganan perkara tertentu, Pontas menilai langkah PN Pontianak menggelar konferensi pers merupakan upaya meluruskan informasi yang tidak benar di ruang publik. Penyampaian informasi yang tepat diperlukan agar masyarakat memperoleh penjelasan mengenai persoalan yang berkembang, tanpa mengabaikan proses hukum yang sedang berjalan.

‎Sebelumnya, Ketua PN Pontianak Dr. Dewa Gede Budhy Dharma Asmara menyampaikan pihaknya telah melakukan klarifikasi atas informasi yang beredar luas terkait penanganan perkara tertentu. Ia menegaskan PN Pontianak tetap berkomitmen menjalankan tugas dan memberikan pelayanan dengan menjunjung tinggi nilai moral dan integritas.

‎”PN Pontianak akan berkomitmen melaksanakan tugas dan memberikan layanan secara berintegritas dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan integritas,”ujar Dewa Gede Budhy Dharma Asmara.

‎Pembinaan tersebut diikuti Wakil Ketua PT Pontianak, hakim tinggi pengawas pada PT Pontianak, hakim karier dan hakim ad hoc PN Pontianak, serta seluruh pejabat struktural, pejabat fungsional, dan staf PN Pontianak. Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung, pembacaan doa, serta pengantar dari Ketua PN Pontianak.

‎Melalui pembinaan ini, Pontas menempatkan integritas moral sebagai perhatian utama dalam menghadapi perkara yang menyita perhatian publik. Ia meminta hakim, khususnya majelis yang menangani perkara tersebut, tetap profesional, menjaga kekompakan, dan berpegang teguh pada nilai-nilai integritas. (Tien)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *