Rakyatmerdekanews.co.id. Sambas Kalbar — Bupati Sambas H. Satono, S. Sos. I. MH secara resmi membuka kegiatan Profiling ASN (ProASN) yang berlangsung di Kampus Politeknik Negeri Sambas (Poltesa), Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan ini menandai dimulainya Uji Kompetensi Manajerial bagi seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.
Kegiatan ProASN kali ini bertujuan memetakan secara komprehensif potensi dan kompetensi yang dimiliki oleh ASN di Kabupaten Sambas.
Bupati Satono menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian strategis dari upaya peningkatan kualitas aparatur pemerintah daerah.
“Tantangan pemerintahan saat ini makin kompleks. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara-cara lama. ASN dituntut untuk adaptif, kompeten, profesional, dan responsif terhadap setiap perubahan”. tegas Bupati Satono.

Bupati menjelaskan bahwa uji kompetensi dalam program ProASN mencakup enam dimensi penting, yaitu:
1.
Kompetensi Manajerial — kemampuan mengelola organisasi dan sumber daya,
2.
Kompetensi Sosial Kultural — kemampuan berinteraksi dalam masyarakat majemuk,
3.
Potensi Intelektual — kapasitas berpikir dan memecahkan masalah,
4.
Kompetensi Interpersonal — kemampuan membangun hubungan kerja efektif,
5.
Literasi Digital — penguasaan teknologi dalam pelayanan publik,
6.
Preferensi Karier — pemetaan minat dan arah pengembangan karir.
“Ini bukan sekadar tes, tapi cermin bagi setiap ASN untuk mengetahui di mana posisi mereka dan ke mana arah pengembangan yang tepat”. tambah Bupati Satono.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Dr. H. Rachmad Robbi, S.E., M.E, beserta seluruh kepala perangkat daerah. Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara (BKN), yang memberikan gambaran komprehensif tentang standar kompetensi ASN di tingkat nasional.
Sekda Dr.Rachmad Robbi.S.E.,M.E., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemkab Sambas dalam menggelar kegiatan ini.

“Pemetaan kompetensi adalah langkah awal yang krusial. Setelah kita tahu peta kompetensi ASN kita, barulah kita bisa merancang program pengembangan yang tepat sasaran”. ujarnya.
Kegiatan ProASN ini diikuti oleh puluhan ASN dari berbagai perangkat daerah di Kabupaten Sambas. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang berlangsung di laboratorium komputer Poltesa.
Dengan dilaksanakannya uji kompetensi ini, Pemerintah Kabupaten Sambas menunjukkan komitmen serius dalam mewujudkan birokrasi yang berkelas dunia. Hasil pemetaan nantinya akan menjadi dasar bagi perencanaan karir, mutasi, dan pengembangan kapasitas ASN secara lebih terarah dan berbasis data.
Bupati Satono menutup sambutannya dengan pesan motivasi: “ASN yang kompeten adalah aset terbesar daerah. Mari kita buktikan bahwa Kabupaten Sambas memiliki aparatur yang siap menghadapi tantangan zaman”
Doel/Tim….






