Sinergi Tiga Pilar di Bengkalis: Lapas, Polres, dan TNI Bersih-Bersih Blok Hunian Warga Binaaan

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis memperketat sistem pengawasan dan penegakan Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) melalui operasi razia besar-besaran. Langkah preventif ini dilakukan melalui Join Operation terpadu bersama Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Rabu malam (8/7/2026).

Operasi gabungan berskala besar ini dipimpin langsung oleh jajaran struktural Lapas Bengkalis dengan dukungan penuh dari aparat penegak hukum eksternal. Unsur Polres Bengkalis dipimpin oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Bengkalis, Kompol Imron Teheri, S.Sos., M.H., yang menerjunkan 13 personel. Sementara itu, kekuatan dari Kodim 0303 Bengkalis diperkuat oleh Pak Iwas Setia beserta 6 personel TNI. Seluruh pejabat struktural dan pegawai Lapas Bengkalis juga dikerahkan penuh dalam penyisiran ini.

Berkat ketelitian dan kejelian tingkat tinggi dari petugas gabungan saat menggeledah kamar hunian warga binaan, tim berhasil menemukan dan mengamankan berbagai barang berbahaya yang dilarang keras berada di dalam Lapas. Barang-barang bukti yang disita meliputi gunting, pisau rakitan, instalasi kabel liar, serta sejumlah benda terlarang lainnya. Demi menjamin keamanan, seluruh barang temuan tersebut langsung didata dan dimusnahkan di tempat.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan bukti nyata dari penguatan sistem pengawasan yang terus dibenahi secara berkelanjutan.

“Kerja sama intensif dengan Polri dan TNI adalah bentuk komitmen mutlak kami untuk memutus segala akses yang berpotensi merusak ketertiban, baik di dalam maupun di luar lingkungan Lapas. Saya selaku Kalapas mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan penuh dari Polres Bengkalis dan Kodim 0303 Bengkalis yang telah membantu kami untuk terus berbenah menjadi institusi yang lebih baik,” ujar Priyo Tri Laksono dalam keterangannya.

Priyo juga memberikan peringatan keras kepada seluruh pihak agar tidak mencoba-coba melanggar aturan di dalam Lapas.

“Kami tidak akan pernah memberikan ruang sedikit pun bagi pelanggaran. Siapa pun yang kedapatan dan terbukti bersalah, akan kami usut tuntas tanpa pandang bulu dan diproses secara tegas sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya secara visioner.

Keberhasilan tektonik ini menjadi parameter jelas bahwa sinergi antar-lembaga di Kabupaten Bengkalis berjalan sangat efektif dalam menjaga kondusivitas keamanan masyarakat, khususnya di dalam lingkungan pemasyarakatan. Pasca-razia, tim gabungan Lapas Bengkalis, Polres Bengkalis, dan TNI berkomitmen untuk terus memperketat koordinasi serta saling bertukar informasi secara berkala demi memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga seutuhnya.(FN)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *