Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis Duri – Sebuah momentum emosional terjadi di Kecamatan Mandau bersamaan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada Rabu, 1 Juli 2026. Tepat di hari lahir Korps Bhayangkara tersebut, Kompol Primadona, S.I.K., M.Si. secara resmi mengakhiri masa tugasnya (purnatugas) sebagai Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mandau.
Momen pamitnya perwira menengah polri ini menjadi perhatian luas masyarakat setempat. Selama menjabat, Kompol Primadona dikenal sebagai sosok pemimpin yang dekat dengan warga dan konsisten menerapkan prinsip Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) di wilayah hukum Mandau.
Dalam pernyataan resminya, Kompol Primadona bersama istri, Ny. Wulan Primadona, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh personel Polsek Mandau, jajaran instansi terkait, rekan-rekan pers, serta seluruh lapisan masyarakat Mandau atas sinergi dan dukungan yang diberikan selama ia memimpin.
“Kami pamit dan undur diri. Terima kasih yang tak terhingga atas kebersamaan, kerja sama, dan doa yang tulus selama ini. Kami juga memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala khilaf, salah, maupun kekurangan selama kami mengabdi di sini,” ujar Kompol Primadona dalam pesan perpisahannya yang penuh haru.
Beliau menambahkan bahwa setiap dinamika, perjuangan menjaga keamanan, dan kedekatan dengan warga Mandau merupakan catatan berharga dalam karier kepolisiannya.
“Kenangan indah di Mandau akan selalu tersimpan erat di hati. Sampai jumpa kembali di lain kesempatan,” lanjutnya.
Hingga hari terakhirnya menjabat, Kompol Primadona terus memastikan pelayanan publik di Polsek Mandau berjalan prima sesuai koridor program Presisi Kapolri. Di bawah kepemimpinannya, Polsek Mandau aktif melakukan pendekatan humanis, penegakan hukum yang berkeadilan, serta respons cepat terhadap keluhan kamtibmas di tengah masyarakat.
Masyarakat Mandau pun menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi Kompol Primadona dan Ny. Wulan Primadona dalam menjaga kondusivitas wilayah serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Pengabdiannya dinilai telah meninggalkan warisan (legacy) yang baik bagi stabilitas keamanan di Duri dan sekitarnya. (FN)






