Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2026 secara khidmat pada Senin (29/6/2026) pagi. Upacara yang digelar mulai pukul 08.00 WIB di Lapangan Serbaguna Lapas ini mengusung semangat kebersamaan dan keberagaman sebagai instrumen penting dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan.
Ada pemandangan berbeda dalam upacara kali ini. Seluruh jajaran pegawai Lapas tampak mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran busana tradisional tersebut menjadi simbol nyata dari keberagaman nusantara yang tetap bersatu di lingkungan pemasyarakatan.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas IIA Bengkalis. Kegiatan ini diikuti secara dinamis oleh jajaran Pejabat Struktural, staf pegawai, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), serta ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menegaskan bahwa peringatan Harganas bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Momentum ini merupakan pengingat krusial bahwa keluarga adalah fondasi utama dalam pembentukan karakter, moral, dan mental manusia.
“Nilai kekeluargaan, kepedulian, dan gotong royong harus diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Lingkungan kerja yang harmonis tidak hanya meningkatkan profesionalisme petugas, tetapi juga menjadi motor penggerak keberhasilan program pembinaan bagi warga binaan,” ujarnya saat membacakan amanat.
Pihak Lapas Bengkalis menilai nilai-nilai kekeluargaan memiliki andil besar dalam memotivasi para WBP selama menjalani masa pidana. Hubungan yang humanis antara petugas dan warga binaan diharapkan mampu membangkitkan rasa percaya diri mereka agar nantinya siap diterima kembali secara baik oleh masyarakat luas.
Rangkaian upacara sendiri berlangsung tertib dengan menerapkan protokol standar upacara resmi, dimulai dari persiapan barisan, penghormatan kepada pembina upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, hingga pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan penegakan hukum dan pemasyarakatan di Indonesia.
Melalui momentum Harganas 2026 ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis berkomitmen untuk terus menjaga toleransi dan saling menghormati di tengah perbedaan. Nuansa pakaian adat yang ditampilkan menegaskan pesan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama dalam membangun pelayanan publik yang profesional, bersih, dan berorientasi pada pemulihan hidup para warga binaan agar menjadi anggota masyarakat yang produktif dan bertanggung jawab.(FN)





