Satu Tekad dalam Kebersamaan: Lapas Bengkalis Sukses Gelar Pisah Sambut Jabatan dan Panggung Talenta

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Suasana haru dan suka cita menyelimuti Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis pada Senin (27/04). Lapas Bengkalis resmi melakukan penyegaran organisasi melalui prosesi pisah sambut Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja), yang dirangkai dengan puncak perayaan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62.

Tongkat estafet kepemimpinan Giatja kini berpindah dari Bapak David Susilo, S.H., yang mendapat amanah baru di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, kepada Bapak Rudinur, S.H., M.M., yang sebelumnya mengabdi di Lapas Kelas IIA Bangkinang.

Kalapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan bahwa mutasi jabatan adalah langkah strategis untuk penyegaran organisasi dan pengembangan karier.

“Hari ini kita melepas sahabat sekaligus menyambut keluarga baru. Terima kasih Pak David atas pengabdiannya, dan selamat datang Pak Rudinur.

Saya berharap transisi ini membawa inovasi baru, khususnya dalam penguatan program kemandirian bagi warga binaan,” ujar Priyo dalam sambutannya.

Momen perpisahan sempat diwarnai suasana haru saat David Susilo menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim Giatja yang telah mendukung kinerjanya selama ini.

Di sisi lain, Rudinur menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan serta meningkatkan capaian yang telah diraih demi kemajuan Lapas Bengkalis.

Usai prosesi formal, suasana berubah menjadi riuh penuh kegembiraan saat panitia mengumumkan para jawara lomba semarak HBP ke-62. Kompetisi yang melibatkan pegawai hingga warga binaan ini menjadi bukti soliditas internal Lapas.

Di arena ketangkasan, pasangan Iswandi dan Harianto sukses mengunci gelar Juara 1 lomba domino setelah melewati persaingan sengit. Sementara di kolam pancing, Kasubag TU, Joko Dwi Mulyono, membuktikan kemahirannya dengan menyabet posisi pertama kategori perorangan, disusul oleh Tim 3 yang merajai kategori kelompok.

Tak hanya bagi petugas, panggung apresiasi juga milik warga binaan melalui ajang tarik suara bergengsi, “Lapas Voice”. Kompetisi ini menjadi wadah bagi warga binaan untuk menyalurkan bakat seni sekaligus membangun kepercayaan diri di tengah masa pembinaan.

“Semangat sportivitas yang terpancar dari para pemenang domino, mancing, dan Lapas Voice adalah bukti bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama kita dalam memajukan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis,” tambah Priyo Tri Laksono.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Momentum ini menegaskan komitmen Lapas Kelas IIA Bengkalis dalam menjaga keseimbangan antara kedisiplinan tugas keamanan dan harmonisasi hubungan kekeluargaan di lingkungan kerja.(FN)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *