Rakyatmerdekanews.co.id, Purworejo — Upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini terus didorong oleh Bupati Yuli Hastuti. Dalam sebuah acara Halalbihalal yang digelar oleh Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Purworejo, Sabtu (11/04/2026), ia menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi dalam proses pembelajaran di tingkat TK dan PAUD.
Menurutnya, masa usia dini merupakan fase emas dalam pertumbuhan anak. Pada tahap ini, nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kemandirian, serta budi pekerti mulai dibentuk. Oleh karena itu, metode pembelajaran harus dirancang secara kreatif, menyenangkan, dan berorientasi pada tumbuh kembang anak.
“Guru TK dan PAUD memiliki peran krusial dalam membentuk karakter anak sejak dini. Pembelajaran harus terus ditingkatkan kualitasnya agar anak merasa nyaman dan senang saat belajar,” ujar Yuli Hastuti dalam sambutannya.
Ia juga menyoroti bahwa pendidikan anak usia dini kini telah menjadi bagian dari kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun yang dicanangkan pemerintah.

Hal ini menegaskan bahwa keberadaan TK dan PAUD bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dalam sistem pendidikan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak para guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan. Ia berharap para pendidik dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan generasi yang unggul dan berkarakter.
“Mari bersama-sama kita wujudkan generasi Purworejo yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing demi tercapainya Purworejo Berseri,” pungkasnya.
Dengan dorongan ini, diharapkan dunia pendidikan anak usia dini di Purworejo semakin berkembang dan mampu mencetak generasi masa depan yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki karakter kuat. (Kun)






