Rakyatmerdekanews.co.id, Jakarta — Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi disetujui DPR RI untuk menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Persetujuan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna ke-8 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Dalam rapat tersebut, DPR menyetujui pengangkatan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri setelah sebelumnya Komisi III DPR menyetujui pencalonannya secara aklamasi melalui proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
Suyudi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia juga memiliki pengalaman panjang di lingkungan Polri dan pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Kapolda Banten.
Putra Pandeglang
Suyudi Ario Seto lahir di Pandeglang, Banten, pada 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 dan dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse.
Sebelum dipercaya menduduki jabatan strategis di tingkat pusat, Suyudi pernah menjalani sejumlah penugasan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan beberapa daerah lainnya.
Ia antara lain pernah menjabat Kapolsek Pasar Minggu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, hingga Kapolresta Bogor Kota.
Kariernya kemudian berlanjut dengan jabatan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, serta sejumlah posisi di Bareskrim Polri.
Pada 2023, Suyudi dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya. Setahun kemudian, ia ditunjuk sebagai Kapolda Banten. Setelah itu, Suyudi mendapat kepercayaan memimpin BNN sebelum akhirnya diajukan sebagai calon Kapolri.
Usung Visi “Polri Bersama Masyarakat”
Dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR, Suyudi mengusung visi “Polri Bersama Masyarakat”.
Setelah mendapatkan persetujuan DPR, Suyudi menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI dan pimpinan DPR. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat serta seluruh insan Bhayangkara di Indonesia.
Pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut dilakukan setelah DPR menyetujui pemberhentian dengan hormat Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri sekaligus menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai penggantinya.
Bagi masyarakat Banten, penunjukan Suyudi memiliki perhatian tersendiri. Perwira tinggi Polri tersebut merupakan kelahiran Pandeglang dan pernah dipercaya memimpin Polda Banten sebelum melanjutkan kariernya di tingkat nasional. (Rat/Fachri)






