Rakyatmerdekanews.co.id, Sambas Kalbar – Proyek pembangunan pengaman abrasi pantai di Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas Tahun anggaran 2026 yang semula Rp.14+ M dikabarkan akan mengalami adendum dan terindikasi pengurangan volume Panjang dan anggaran milyaran. Kebijakan tersebut akan secara otomatis sejalan antara Volume fisik dan anggaran.
Pekerjaan Proyek yang sudah berjalan beberapa bulan ini sedang dikerjakan, dilihat dari sejumlah cetakan beton dan alat berat masih stay dan disiapkan di kawasan pesisir pantai Matang Danau-Paloh guna mendukung pembangunan struktur penahan abrasi yang sedang dikerjakan, selama ini keadaan situasi Pantai yang mengalami pengikisan terus-menerus menjadi ancaman serius bagi wilayah pantai yang ada di Kecamatan Paloh terutama berdampak pada permukiman dan penahan jalan raya yang ada.
Namun, rencana pengerjaan terindikasi tidak akan berjalan sesuai volume awal yang telah direncanakan sepanjang 150 – 165 m, bisa menjadi lebih kurang 115 – 130 m saja. Hal ini tinggal menunggu keputusan Pusat, karena BWSK I Pontianak Kalbar belum mendapatkan surat resmi.
Seperti yang disampaikan Pengawas lapangan, pada media ini, 18/05/2026, “akan ada pengurangan anggaran beberapa milyar dalam kegiatan ini, yang akan menjadikan pengurangan volume panjang pembangunan pengaman pantai yang akan dikerjakan, sekitar lebih kurang 30+ m pengurangannya; namun untuk jelasnya bisa langsung ke orang kantor, karnahal ini baru sebatas omongan”. Jelasnya.
Disisi lain melalui staf kantor Pelaksana (Hadi) menjelaskan, 20/05/2026, “panjang volume pengerjaan pengaman pantai lebih kurang 150 – 165 M untuk rencana awal sesuai dengan pembicaraan tim Balai pada saat sosialisasi waktu itu; dan sekarang Masih tunggu keputusan dari pusat berkenaan adendum yang ada, soalnya Balai belum terima surat final”. Tuturnya.
Ketika dikonfirmasi Pada PPK Sungai dan Pantai BWSK Kalbar, Tomy Alfrets Roring.S.T., M.T. oleh media ini, tidak ada tanggapan.

Dengan adanya adendum tersebut, volume pekerjaan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia saat ini.
Padahal melihat situasi dilapangan, sangat diharapkan proyek pengaman pantai Matang Danau – Paloh tersebut tetap dapat berjalan maksimal, Pasalnya, abrasi pantai di kawasan Desa Matang Danau – Paloh tersebut terus mengancam kondisi jalan raya dan pemukiman warga di wilayah pesisir pantai.
pelaksana proyek hingga kini masih menunggu proses administrasi/Kepastian pemerintah Pusat dalam hal adendum tersebut untuk penyesuaian pekerjaan di lapangan.
Meski terjadi pengurangan panjang pembangunan, proyek pengaman pantai Matang Danau – Paloh tersebut diharapkan tetap mampu memberikan perlindungan bagi kawasan pesisir Paloh dari ancaman gelombang laut dan abrasi yang terus meningkat.
(Doel)






