Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis Duri — Di tengah cobaan cuaca yang membuat emosi jiwa tak stabil dan keringat mengucur deras bak air terjun, Pemerintah Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, akhirnya mengambil tindakan ekstrem. Demi menyelamatkan warga dari ancaman “gersang lahir batin”, Kepala Desa Muhammad Nazrin, yang kini memegang sandi operasional KDN (Kepala Desa Nazrin), resmi meluncurkan Operasi Bagi-Bagi Pohon Mahoni Massal.
Gerakan penjinakan cuaca ekstrem ini bukan kaleng-kaleng, melainkan perintah taktis langsung dari Bupati Bengkalis, Ibu Hj. Kasmarni, S.Sos., M.Si. yang kemudian di-smash secara presisi oleh Bapak Camat Bathin Solapan,Muhammad Rusydy MR, S.STP, M.Si. Misi utamanya satu: memaksa oksigen kembali bersirkulasi di paru-paru warga!
Dalam orasinya yang berapi-api di tengah kepungan hawa panas, KDN mengingatkan bahwa ketiadaan pohon telah membuat cuaca panas bertindak arogan dan melenggang kangkung tanpa hambatan ke rumah-rumah warga.
“Kita ini sangat butuh pohon! Biar ada sirkulasi udara, ada serapan air. Jadi kalau banjir sama longsor mau lewat, mereka mikir dua kali karena jalurnya diblokir akar pohon!” seloroh KDN dengan nada penuh drama ekologis.
Tak hanya itu, KDN juga mengeluarkan maklumat agar warga segera melakukan “tobat lingkungan”. Targetnya sangat ambisius, yaitu mengubah status wilayah menjadi Desa BERSERI (Bersih, Sehat, Rapi, dan Indah). Sebuah akronim yang jika berhasil diwujudkan, dijamin akan membuat desa-desa tetangga auto-minder dan melirik cemburu.
Demi memastikan pohon Mahoni yang dibagikan tidak berakhir menjadi kayu bakar atau pajangan mati, Pemdes Simpang Padang sukses membangun koalisi elite dengan menggandeng raksasa industri energi nasional, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Sinergi ini membuktikan bahwa urusan menanam pohon Mahoni di Jalan Siak tingkat urgensinya setara dengan mengebor minyak bumi!
Aksi adu otot memegang cangkul ini juga dihadiri oleh pasukan berseragam lengkap yang menolak berdiam diri di ruang ber-AC:
* Ibu Desy Susanty SH (Sekretaris Kecamatan Bathin Solapan) yang siap mengawal administrasi dan estetika penghijauan.
* Perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) selaku saksi ahli persentuhan tanah, pupuk, dan akar.
* Pasukan elite garda depan: seluruh jajaran RT, RW, Kepala Dusun, hingga BPD (Badan Permusyawaratan Desa).
* Tokoh Masyarakat yang bertindak sebagai pemandu sorak ekologis sekaligus penyiram tanaman garis keras.
Menutup kegiatan yang sukses menguras keringat namun kaya akan asupan oksigen gratis tersebut, KDN melayangkan apresiasi setinggi langit kepada seluruh aliansi hijau yang terlibat.
“Atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat yang mendambakan kesejukan, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati Hj. Kasmarni, S.Sos., M.Si., Bapak Camat Muhammad Rusydy MR, S.STP, M.Si, warga Desa Simpang Padang, dan tentu saja Pertamina Hulu Rokan yang sudah mau panas-panasan demi masa depan yang adem,” pungkas Muhammad Nazrin sembari menyeka sisa-sisa peluh di dahi.
Dengan ditanamnya pohon-pohon Mahoni ini, warga Jalan Siak kini resmi memegang tiket masa depan baru: masa depan di mana tidur siang tidak lagi membutuhkan tiga kipas angin sekaligus, bebas dari drama banjir, dan bonus pemandangan desa yang sangat aesthetic. Kita tunggu saja sampai pohon-pohon ini tumbuh besar dan siap menyaring polusi udara sekaligus polusi pikiran di Kecamatan Bathin Solapan! (FN)






