Komitmen Bersih-Bersih, Kalapas Bengkalis Pimpin Langsung Razia Besar-Besaran di 4 Blok

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Suasana malam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis mendadak tegang pada Senin (1/6/2026). Mulai pukul 20.00 WIB, puluhan petugas gabungan bergerak senyap melakukan operasi penggeledahan besar-besaran. Langkah taktis ini menyasar empat blok hunian krusial, yaitu Blok E14, E15, E16, dan E20, demi memutus rantai peredaran barang penyelundupan dan menjaga stabilitas keamanan.

Operasi skala besar ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono. Ia didampingi oleh jajaran komando tinggi lapas, mulai dari Kepala Kesatuan Pengamanan (Ka.KPLP), Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib), Kasubsi Portatib, Kasubsi Keamanan, Karupam I, staf KPLP, anggota Rupam I, hingga puluhan CPNS Lapas Bengkalis.

Setiap sudut kamar, ventilasi, hingga celah sempit di dalam blok hunian diperiksa secara deteksi dini dan sistematis oleh petugas. Hasilnya, petugas berhasil menyita berbagai benda terlarang berbahaya yang disembunyikan oleh para warga binaan.

Rincian Hasil Sitaan di Empat Blok Hunian:

Blok E14: 1 unit charger gawai, 1 sendok besi, dan 1 utas kabel listrik rakitan.Blok E15: 1 sendok besi, 1 kabel listrik, dan 1 set pinset tajam.Blok E16: 1 paku ukuran 3 inci (berpotensi menjadi senjata tajam) dan 1 utas kabel listrik.Blok E20: 1 botol kaca tebal dan 2 paku ukuran 3 inci.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, memberikan peringatan keras kepada seluruh personel saat memberikan penguatan di lapangan. Ia menginstruksikan peningkatan kewaspadaan mutlak guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

“Kami tidak akan lengah. Pengawasan ketat harus terus dilakukan demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan proses pembinaan berjalan lancar,” tegas Priyo dengan nada tinggi dan penuh komitmen.

Ia juga menambahkan bahwa razia mendadak seperti ini akan terus digencarkan tanpa kompromi. Saat ini, seluruh barang bukti telah disita secara resmi untuk dimusnahkan. Pihak Lapas kini tengah melakukan investigasi lebih lanjut terkait jalur masuknya barang-barang terlarang tersebut ke dalam sel.(FN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *