Rakyatmerdekanews.co.id,Jakarta – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke Mesir melalui layanan terminal petikemas yang andal dan terintegrasi di Terminal Petikemas Talang Duku.
Pengiriman sebanyak 19,2 ton green bean kopi robusta ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar internasional bagi komoditas unggulan Provinsi Jambi sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global,begitu keterangan yang dihimpun Rakyatmerdekanews. Rabu (17/6/2026).
Pengiriman kopi robusta Kerinci ke Mesir berlangsung di tengah tren positif kinerja ekspor komoditas perkebunan Provinsi Jambi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, nilai ekspor kelompok komoditas kopi, teh, dan rempah-rempah meningkat dari US$1,12 juta pada Maret 2026 menjadi US$2 juta pada April 2026.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin terbukanya peluang pasar internasional bagi komoditas unggulan daerah sekaligus menunjukkan daya saing produk asal Jambi yang terus meningkat di pasar global.
Kegiatan pelepasan ekspor turut dihadiri oleh perwakilan Bea Cukai Jambi, Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Jambi, Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Sungai Penuh, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi wujud kolaborasi dalam mendorong komoditas unggulan Jambi agar semakin kompetitif dan mampu menjangkau pasar internasional yang lebih luas.
Terminal Head IPC TPK Area Jambi, Wedhar Tani Aji S, mengatakan bahwa pengiriman kopi robusta Kerinci ke Mesir menjadi salah satu bukti bahwa komoditas unggulan daerah memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar global apabila didukung oleh ekosistem logistik yang terintegrasi.
“Pengiriman kopi robusta Kerinci ke Mesir menjadi bukti bahwa komoditas unggulan daerah memiliki daya saing di pasar global.
Kami memastikan kesiapan layanan terminal dan logistik agar proses ekspor dapat berjalan lancar, efisien, dan tepat waktu sehingga mendukung pertumbuhan perdagangan internasional dari Jambi,” ujar Wedhar.
Ia menambahkan bahwa Jambi memiliki beragam komoditas unggulan yang berpotensi untuk terus dikembangkan di pasar ekspor, mulai dari kopi, kayu manis, pinang, karet, hingga berbagai produk turunan perkebunan lainnya.
Kehadiran layanan logistik yang efisien diharapkan dapat menjadi penghubung bagi produk-produk lokal untuk menjangkau pasar internasional secara lebih luas.
“Pada prinsipnya, pelabuhan siap mendukung pertumbuhan ekspor komoditas unggulan asal Jambi. Tidak hanya kopi, masih banyak potensi daerah yang dapat terus dikembangkan bersama.
Tentunya hal ini membutuhkan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas bisnis, serta seluruh pemangku kepentingan agar potensi tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian daerah,” tambahnya.
Sebagai salah satu gerbang logistik utama di Provinsi Jambi, Terminal Petikemas Talang Duku terus berperan dalam mendukung kelancaran arus barang ekspor dan impor.
Melalui layanan kepelabuhanan dan logistik yang terintegrasi, IPC TPK Area Jambi senantiasa meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional guna memberikan kemudahan akses pasar bagi pelaku usaha serta memperkuat peran Pelabuhan Talang Duku sebagai gerbang ekspor komoditas unggulan Jambi ke berbagain negara tujuan.(Delly M)





