Rakyatmerdekanews.co.id, Tangsel – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Cabang Tangerang Selatan menggelar GAMA FEST & CHARITY DAY 2026, sebuah kegiatan yang memadukan aksi sosial, edukasi, pemberdayaan ekonomi, sekaligus pengukuhan kepengurusan KAGAMA Tangsel periode 2026–2031. Acara berlangsung pada Minggu (19/7/2026) di Resto Teras Maranggi, Bintaro Sektor 9, Jalan Tegal Rotan Raya No. 72, Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.
Mengusung tema “Guyub, Rukun, Migunani”, kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi antaralumni Universitas Gadjah Mada sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, edukatif, dan pemberdayaan ekonomi.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, penyanyi rock legendaris sekaligus alumni UGM Ikang Fawzi, Ketua KAGAMA Tangsel sebelumnya Didik Purwadi, Ketua KAGAMA Tangsel periode 2026–2031 Rino Wicaksono serta ratusan alumni UGM dari berbagai angkatan.
Dalam sambutannya, Ketua KAGAMA Tangsel sebelumnya, Didik Purwadi, menyampaikan bahwa GAMA FEST & CHARITY DAY merupakan wujud nyata komitmen alumni UGM untuk terus hadir memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Melalui GAMA FEST & CHARITY DAY, kami ingin merayakan kebersamaan yang tidak hanya memperkuat internal alumni melalui semangat guyub dan rukun, tetapi juga membawa kemanfaatan yang luas melalui aksi sosial, pemberdayaan ekonomi, dan berbagi ilmu kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Budi Karya Sumadi mengapresiasi kiprah KAGAMA Tangerang Selatan yang dinilainya mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan di tengah tantangan ekonomi global.
Ia berharap para alumni UGM terus melahirkan inovasi dan memperkuat sektor usaha, UMKM, serta berbagai bidang strategis yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan juga mengajak KAGAMA untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Menurutnya, alumni UGM memiliki sumber daya manusia yang sangat kompeten dan berpotensi besar membantu percepatan pembangunan daerah.
“Kami berharap KAGAMA Tangsel terus mengajak potensi-potensi hebat dari alumni UGM untuk bersama-sama membangun Kota Tangerang Selatan. Kami membuka ruang komunikasi dan kolaborasi agar berbagai gagasan dari alumni dapat disinergikan dengan program pemerintah daerah,” kata Pilar.
Ia menambahkan, berbagai tantangan pembangunan seperti pendidikan, lingkungan, kesehatan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan profesional yang tergabung dalam KAGAMA.
Ketua Panitia Wiku Anggoro Christianto menjelaskan bahwa setelah terbentuknya kepengurusan baru, KAGAMA Tangsel akan segera membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Beberapa isu strategis yang menjadi perhatian organisasi antara lain pengelolaan sampah, energi terbarukan, pengendalian banjir, peningkatan kualitas pendidikan, hingga persoalan polusi udara.
“Kami akan berdiskusi terlebih dahulu dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan agar program-program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KAGAMA Tangsel periode 2026–2031 Rino Wicaksono memaparkan sejumlah program prioritas kepengurusannya.
Program pertama adalah melakukan pendataan dan penguatan keanggotaan sebagai basis organisasi. Selanjutnya memperluas kemitraan dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta pelaku UMKM guna mendukung berbagai program kerja.
Selain itu, KAGAMA Tangsel juga akan memperkuat fungsi organisasi dalam memberikan pendampingan kepada anggota, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai bidang keilmuan, memberikan kajian serta advokasi terhadap kebijakan publik, dan memperkuat kemandirian organisasi melalui penggalangan dana.
“Kami ingin KAGAMA benar-benar hadir memberikan kontribusi nyata, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, maupun berbagai persoalan publik lainnya. Dengan jejaring alumni yang kuat, kami optimistis dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Rino.
Ia menyebutkan, alumni Universitas Gadjah Mada saat ini diperkirakan mencapai sekitar 400 ribu orang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.
Selain prosesi pengukuhan pengurus baru, GAMA FEST & CHARITY DAY 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Di bidang sosial, panitia menggelar donor darah bekerja sama dengan PMI serta cek kesehatan gratis bersama Prodia sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kesehatan.
Pada sektor ekonomi, puluhan pelaku UMKM binaan dan anggota KAGAMA menampilkan berbagai produk unggulan melalui bazar yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Kegiatan edukasi juga menjadi bagian penting dalam festival ini melalui Diskusi Publik Ketahanan Energi Indonesia di Era Industrialisasi dengan menghadirkan narasumber dari PLN Pusat.
Selain itu, peserta memperoleh wawasan mengenai investasi untuk kesejahteraan masa depan bersama Bank BTN, serta pelatihan mengenai cara memperoleh penghasilan melalui media sosial yang disampaikan oleh praktisi content creator.
Suasana acara semakin semarak dengan penampilan Paduan Suara Adiswara Gadjah Mada serta berbagai hiburan yang mempererat kebersamaan seluruh alumni dan tamu undangan.
Melalui penyelenggaraan GAMA FEST & CHARITY DAY 2026, KAGAMA Tangerang Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menghidupkan semangat “Guyub, Rukun, Migunani”, tidak hanya sebagai slogan organisasi, tetapi juga sebagai landasan dalam membangun kolaborasi, mengembangkan potensi alumni, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Tangerang Selatan dan masyarakat Indonesia. (Rat)





