Rakyatmerdekanews.co.id, Jakarta – Sebanyak 53 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) se-Jakarta mengikuti kegiatan Pelatihan Keterampilan Komunikasi dan Negosiasi Bisnis” yang selenggarakan selama tiga hari. Yakni dari hari Selasa hingga Kamis, 1-3 September 2026. Bertempat di kantor Pusdiklat PPKUKM, Jalan Raya Lenteng Agung No. 5A, Jagakarsa, Jakarta Selatan, (1/09/2026).Peserta yang hadir pada kegiatan itu berasal dari lima wilayah administrasi DKI Jakarta, yakni, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan. Selama kegiatan pelatihan itu, masing – masing peserta mendapatkan fasilitas berupa alat tulis, snack, makan siang, serta sertifikat dari panitia pada hari terakhir.
Dalam sambutannya, Deny Listiantoro selaku Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang secara antusias mengikuti acara pelatihan tersebut.
Kami berharap setelah pelatihan ini usaha dan bisnis yang kita kembangkan dapat semakin maju, naik kelas, dan berdaya saing. Mudah-mudahan apa yang kita pelajari hari ini menjadi langkah awal untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar. Semoga pelatihan ini membawa manfaat dan keberkahan untuk kita semua,” ujar Deny.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan berkomunikasi dan negosiasi karena hal ini merupakan kunci utama bagi UMKM untuk memperluas pasar, menjalin kemitraan, dan meningkatkan nilai jual produk.
Selama tiga hari pelatihan, para peserta mendapatkan materi dari para nara sumber ahli di bidang komunikasi dan bisnis. Materi yang disampaikan antara lain meliputi,
1. Teknis Komunikasi, Etika dan Manfaatnya
2. Membangun Kepercayaan Diri Berbicara di Depan Umum
3. Perhitungan Harga Pokok
4. Menyusun Presentasi Produk dan Praktik
5. Manajemen Emosi
6. Keterampilan Negosiasi dan Komunikasi
7. Komunikasi dalam Pameran
8. Komunikasi Bisnis di Era Digital
9. Membangun Hubungan Bisnis Jangka Panjang.
Dengan adanya penyelenggaraan pelatihan ini diharapkan para pelaku UMKM di Jakarta dapat memiliki keterampilan komunikasi yang lebih profesional, mampu bernegosiasi secara efektif, serta siap membawa usahanya naik ke level yang lebih tinggi dan berdaya saing di era digital. (Tien/Red)






