Duri Siaga Kriminal! Rumah Lansia di Babussalam Dibobol Maling Saat Pergi ke Warung, Warga Desak Polsek Mandau Bertindak

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis Duri – Rasa aman warga Kota Duri, khususnya di Kelurahan Babussalam, kini berada di titik nadir. Sebuah aksi pencurian dengan pemberatan (Curat) yang menyasar seorang lansia berusia 66 tahun di Jalan Bakti Nusantara pada Selasa pagi (05/05/2026), memicu kemarahan sekaligus kekhawatiran massal di tengah masyarakat.

Peristiwa ini terjadi di tengah hiruk-pikuk aktivitas pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Korban, seorang nenek yang tinggal sebatang kara, keluar rumah hanya sebentar menuju warung untuk membeli kebutuhan pokok. Namun, kepulangannya justru disambut pemandangan memilukan.

Pintu dalam rumah sudah dalam keadaan terbuka paksa, dan isi rumah berantakan total. Pelaku yang diduga telah mengintai gerak-gerik korban, berhasil menggasak harta benda berharga dalam waktu yang sangat singkat. Korban yang syok langsung melayangkan laporan resmi ke Mapolsek Mandau guna menuntut keadilan.

Kejadian ini bukan sekadar pencurian biasa, melainkan simbol kerentanan keamanan di wilayah Mandau. Pasalnya, aksi kriminalitas jalanan yang melibatkan pelaku bermotor semakin marak terjadi di titik-titik keramaian, termasuk di sekitar poros Jalan Hang Tuah.

“Kami sekarang was-was. Lansia yang tinggal sendirian pun menjadi sasaran. Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di Duri sedang tidak baik-baik saja,” ungkap salah seorang warga yang menyayangkan lambatnya penanganan terhadap aksi pelaku bermotor yang meresahkan.

Gelombang kekhawatiran warga kini berubah menjadi tuntutan. Masyarakat Duri mendesak jajaran Polsek Mandau dan Polres Bengkalis untuk tidak membiarkan kasus ini menguap begitu saja. Publik berharap pihak kepolisian segera mengidentifikasi dan meringkus para pelaku untuk memberikan efek jera.

Warga menuntut adanya peningkatan patroli di jam-jam rawan dan pengawasan lebih ketat di jalur-jalur tikus yang sering digunakan pelaku untuk melarikan diri. Hingga saat ini, publik masih menunggu perkembangan hasil penyelidikan kepolisian atas laporan yang telah masuk.(FN)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *