Bawa Sabu Karungan dan Ratusan Ribu Pil Kartun, Empat ‘Panitia Pesta’ Ditangkap Polres Bengkalis

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Alih-alih membuka toko mainan anak-anak atau cabang Universal Studios baru di Riau, komplotan pengedar narkoba di Bengkalis ini malah bernasib apes. Sinergi kilat antara Polsek Bantan dan Satresnarkoba Polres Bengkalis sukses menggagalkan peredaran “paket party” berskala raksasa pada Rabu (12/8/2026).

Tidak tanggung-tanggung, polisi berhasil mengamankan 29 bungkus sabu seberat hampir 29 kilogram, ratusan ribu butir ekstasi lucu tapi mematikan, dan ratusan cairan Etomidate.

Kejadian menegangkan sekaligus bikin geleng-geleng kepala ini terjadi di dua lokasi: Jalan Soekarno Hatta (Desa Selat Baru) dan area antrean motor Pelabuhan Roro Air Putih.

Semua ini bermula dari kecurigaan warga Desa Selat Baru melihat sebuah mobil Toyota Yaris berwarna putih. Mobil tersebut tampak begitu mencurigakan, bukan karena kaca filmnya terlalu gelap, melainkan karena muatannya yang bikin mobil amblas seolah membawa beban dosa yang amat berat.

Polisi yang mendapat laporan warga langsung bergerak bak pahlawan Avengers. Saat digeledah, isi mobil tersebut membuat petugas melongo. Bukannya menemukan belanjaan mal atau tumpukan baju, polisi justru menemukan tumpukan karung berisi 28,97 kilogram sabu bersih.

Dua pria di dalam mobil berinisial M dan HI langsung auto-pucat dan pasrah saat tangannya diborgol.

Bagian paling kocak sekaligus mencengangkan adalah koleksi pil ekstasi yang mereka bawa. Total ada 122.629 butir ekstasi dengan berbagai macam merek pop-culture. Kreativitas produsen narkoba ini tampaknya sudah di luar nalar, hingga membuat daftar barang bukti terasa seperti daftar belanjaan toko mainan anak dan tren media sosial:

Minion (30.918 butir): Juara bertahan jumlah terbanyak. Bello! Bukannya bikin ketawa seperti di film, yang ini malah bikin masuk sel.

Heniken (25.031 butir): Plesetan merek bir, mungkin biar sensasinya dobel.

TikTok (24.892 butir): Pil khusus buat yang kecanduan scrolling fyp sampai subuh?

Transformers (17.039 butir): Berharap bisa berubah jadi robot Optimus Prime, pemakainya malah berubah jadi tahanan.

Rolls Royce (10.037 butir): Ekstasi kasta ningrat untuk kaum borjuis.

Hello Kitty (5.033 butir) & Smile (1.005 butir): Imut kemasannya, ngeri efeknya.

LV / Louis Vuitton (4.855 butir): Biar gaya hidup tetap terasa branded walau di ujung tanduk.

Mario (3.019 butir) & Gorila (800 butir): Paket lengkap petualangan hutan dan dunia game.

Tak ketinggalan, ada juga 394 cartridge Etomidate (cairan obat penenang) sebanyak 985 mililiter yang ikut disita.

Merasa tidak adil kalau cuma masuk penjara berdua, M dan HI bernyanyi merdu memberikan informasi tentang teman-temannya yang lain.

Hanya berselang beberapa jam, sekitar pukul 10.30 WIB, polisi langsung meluncur ke Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis. Di sana, dua pelaku lain berinisial UA dan TP sedang asyik mengantre motor, mungkin sambil membayangkan hasil penjualan yang cair. Bukannya tiket kapal yang didapat, mereka malah dihadiahi gelang kembar alias borgol besi oleh petugas.

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., membenarkan sinergi epik anggotanya ini. Beliau memuji kolaborasi Polsek Bantan dan Satresnarkoba, serta berterima kasih kepada masyarakat yang sudah menjadi mata-mata yang baik.

“Pengungkapan ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara Polsek Bantan dengan Satresnarkoba Polres Bengkalis, yang berawal dari informasi masyarakat,” ujar AKBP Fahrian Saleh Siregar sambil menegaskan bahwa Polres Bengkalis tidak akan memberi ruang bagi festival narkoba jenis apa pun di wilayahnya.

Saat ini, keempat “panitia pesta” gagal tersebut beserta ribuan Minion dan Transformers tiruan sudah diamankan di Mapolres Bengkalis. Mereka kini punya banyak waktu untuk merenung di dalam sel, mungkin sambil memikirkan mengapa mereka tidak jualan mainan sungguhan saja yang jelas-jelas halal.(FN)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *