Rakyatmerdekanews.co.id, Sambas Kalbar – Dampak musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sambas mendapat respons cepat dari pimpinan daerah. Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, ST,,M.T., bersama Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi,M.P.H., turun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi warga Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, baru-baru ini.
Kehadiran dua tokoh penting ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kolaborasi antara eksekutif kabupaten dan legislatif provinsi dalam menjawab keresahan masyarakat akibat kekeringan.
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, rombongan membagikan air bersih bersumber dari PDAM menggunakan armada tangki khusus. Warga Desa Matang Danau tampak antusias menyambut bantuan ini. Mereka berbaris rapi membawa berbagai wadah, mulai dari jeriken, ember, hingga drum biru, untuk menampung air yang dialirkan melalui selang dari tangki.
Wakil Bupati H.Heroaldi Djuhardi Alwi.S.T.M.T., terlihat turut membantu proses distribusi, memastikan setiap warga mendapatkan jatah air yang cukup. Sementara itu, dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi.M.P.H., yang juga merupakan putri daerah Sambas, tidak canggung berbaur dengan warga, mendengarkan keluhan mereka secara langsung terkait dampak kekeringan terhadap aktivitas sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi contoh bagus bagaimana sinergi antara pemerintah daerah dan wakil rakyat dapat berjalan efektif. Sebagai anggota DPRD Provinsi, dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi.M.P.H., memiliki akses dan peran dalam mengawal anggaran serta kebijakan di tingkat provinsi, sementara Wabup H.Heroaldi Djuhardi Alwi.S.T., M.T., sebagai representasi eksekutif kabupaten bertanggung jawab atas implementasi teknis di lapangan.

“Alhamdulillah, kita bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Matang Danau, Ini adalah wujud kepedulian kita bersama, baik dari sisi pemerintah kabupaten maupun dukungan dari provinsi melalui DPRD”, ujar Wabup Heroaldi.
Ia menambahkan bahwa pembagian air bersih ini adalah langkah darurat, namun pemerintah juga sedang berupaya mencari solusi jangka panjang agar desa-desa rawan kekeringan seperti Matang Danau dan desa lainnya yang krisis, tidak lagi bergantung sepenuhnya pada bantuan tangki air saat kemarau tiba.
Silaturahmi Tanpa Batas
Selain memberikan bantuan logistik, kunjungan ini juga sarat akan nilai silaturahmi.
kegiatan yang mencerminkan suasana hangat antara pejabat dan warga. Tidak ada jarak yang membedakan antara pejabat daerah kabupaten dan provinsi; semua berbaur dalam satu tujuan mulia: meringankan beban saudara sesama yang sedang kesulitan air.
Kecamatan Paloh, yang terletak di pesisir utara Sambas, memang sering mengalami krisis air bersih ketika musim kemarau mencapai puncaknya. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat menjadi model penanganan bencana kekeringan di wilayah lain, di mana pemimpin daerah tidak hanya duduk di balik meja, tetapi benar-benar hadir di tengah rakyat yang membutuhkan.
Doel….






