Aksi Kemanusiaan Menembus Jeruji: Lapas Bengkalis Gandeng PMI Gelar Layanan Kesehatan dan Donor Darah Massal

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis menunjukkan komitmen nyata di bidang kemanusiaan dengan menggelar aksi sosial berskala besar.

Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bengkalis, Lapas Bengkalis sukses menyelenggarakan rangkaian Cek Kesehatan Gratis (CKG), donor darah, dan bakti sosial yang dipusatkan di lingkungan Lapas pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung semarak dan tertib ini diikuti oleh pejabat struktural serta seluruh jajaran pegawai Lapas. Aksi ini menjadi bukti nyata sinergi instansi hukum dan lembaga kemanusiaan dalam menumbuhkan semangat berbagi serta menjaga kesejahteraan sesama.

Dalam aksi terintegrasi ini, para peserta mendapatkan pelayanan kesehatan menyeluruh. Layanan dimulai dari pemeriksaan urine, pengecekan kadar hemoglobin (Hb), hingga konsultasi kesehatan langsung secara privat. Setelah dinyatakan lolos skrining medis, barulah para pegawai melakukan donor darah.

Seluruh proses medis ini ditangani langsung oleh tim internal Lapas Kelas IIA Bengkalis yang dipimpin oleh dr. Yolanda Octora Limbong dan Perawat Rosdeana Purba, dengan dukungan penuh dari tim medis ahli PMI Kabupaten Bengkalis.

Skrining ketat ini sengaja dilakukan untuk memastikan kondisi fisik para pendonor dalam keadaan prima, sekaligus sebagai langkah deteksi dini (edukasi kesehatan) terhadap risiko penyakit menular maupun tidak menular.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah gerakan untuk membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di lingkungan kerja.

“Donor darah memiliki dampak ganda yang luar biasa. Tidak hanya menyelamatkan nyawa penerima yang membutuhkan di rumah sakit, tetapi juga meregenerasi sel darah merah dan menyehatkan tubuh pendonor itu sendiri. Dengan menggabungkan cek kesehatan dan bakti sosial, kami memberikan pelayanan yang utuh: menjaga diri sendiri sekaligus mengabdi untuk masyarakat,” ujar Priyo Tri Laksono dengan optimis.

Ia juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada PMI Kabupaten Bengkalis dan berharap kolaborasi kemanusiaan ini dapat terus terjaga dan menjadi agenda berkelanjutan di masa depan.

Melalui kegiatan CKG, donor darah, dan bakti sosial ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis berhasil menyumbangkan kantong darah yang sangat berharga untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah di Kabupaten Bengkalis.

Langkah nyata ini menjadi bukti bahwa di balik tembok pembinaan, semangat pengabdian, pelayanan publik yang prima, dan rasa cinta terhadap sesama tetap menyala mengalir hangat demi kesejahteraan masyarakat luas.(FN)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *