Dishub Tangsel Kembangkan ITTS, Pengendalian Lalu Lintas Bakal Lebih Modern dan Terintegrasi

Rakyatmerdekanews.co.id, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perhubungan terus mengembangkan sistem pengendalian lalu lintas berbasis teknologi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mentransformasi Area Traffic Control System (ATCS) menuju Intelligent Transport Tangerang Selatan (ITTS) guna mewujudkan pengelolaan lalu lintas yang lebih modern, terintegrasi, dan responsif.

Transformasi tersebut diawali dengan relokasi dan revitalisasi ATCS, termasuk penataan ruang kendali, optimalisasi infrastruktur jaringan komunikasi, serta peningkatan kesiapan perangkat yang telah tersedia.

Upaya ini menjadi fondasi awal dalam membangun sistem pemantauan dan pengendalian lalu lintas yang mampu merespons dinamika mobilitas masyarakat di Kota Tangerang Selatan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, Martha Lena, menjelaskan bahwa pengembangan ITTS diarahkan untuk meningkatkan efektivitas pemantauan kondisi lalu lintas melalui pemanfaatan teknologi dan integrasi sistem.

Pengembangan tersebut diharapkan dapat mendukung koordinasi petugas dalam menangani kepadatan kendaraan maupun gangguan lalu lintas, sehingga pengaturan di lapangan dapat dilakukan secara lebih efektif sesuai kondisi yang terjadi.

Saat ini, sistem ATCS di Kota Tangerang Selatan mencakup lima titik, yakni Simpang Gading Serpong, Bundaran Alam Sutera, Simpang German Center, Simpang Muncul, dan Bundaran Maruga.

Dalam pelaksanaannya, pengendalian lalu lintas masih cenderung bersifat reaktif. Petugas melakukan pemantauan dan intervensi ketika terjadi kepadatan kendaraan atau gangguan di lapangan.

Melalui pengembangan ITTS, sistem tersebut diharapkan dapat ditingkatkan menjadi lebih responsif dan terkoordinasi, dengan dukungan data lalu lintas secara real-time sebagai bahan pemantauan dan pengambilan keputusan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, Ayep Jajat, menempatkan pengembangan ITTS sebagai bagian dari upaya modernisasi layanan transportasi perkotaan. Pengembangan sistem dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan infrastruktur, integrasi perangkat, serta kebutuhan pengendalian lalu lintas di wilayah Tangsel.

Dengan sistem yang semakin terintegrasi, pengelolaan lalu lintas diharapkan tidak hanya berfokus pada penanganan kemacetan, tetapi juga mampu mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan berdasarkan kondisi lalu lintas yang terpantau.

Libatkan Lintas Perangkat Daerah

Pengembangan ITTS dilakukan melalui kolaborasi lintas perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Pada tahap yang sedang berjalan, Dinas Perhubungan berkolaborasi dengan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Tangerang Selatan dalam pelaksanaan relokasi dan revitalisasi ruang kendali ATCS.

Sementara itu, penataan jaringan komunikasi serta optimalisasi infrastruktur server dan konektivitas perangkat eksisting dilakukan melalui sinergi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan.

Kolaborasi tersebut diperlukan untuk mempersiapkan infrastruktur pendukung yang memadai, sehingga pengembangan sistem pengendalian lalu lintas dapat berjalan secara bertahap dan terintegrasi.

Bakal Manfaatkan Teknologi AI

Ke depan, pengembangan ITTS direncanakan mencakup peningkatan dan perluasan jaringan ATCS, integrasi perangkat kamera pengawas atau CCTV dan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), serta pengembangan dasbor pemantauan lalu lintas secara real-time.

Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) juga menjadi salah satu arah pengembangan sistem tersebut.

Teknologi AI berpotensi mendukung analisis kepadatan kendaraan, deteksi dini gangguan lalu lintas, serta pengaturan lalu lintas yang lebih adaptif terhadap perubahan kondisi di lapangan.

Dengan dukungan teknologi tersebut, pemantauan lalu lintas diharapkan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh, sehingga petugas memiliki informasi yang lebih memadai dalam menentukan langkah penanganan.

Diintegrasikan dengan Smart PJU dan Smart Parking

Pengembangan ITTS tidak hanya berfokus pada pengendalian lalu lintas di persimpangan jalan, tetapi juga diarahkan menjadi bagian dari ekosistem transportasi cerdas di Kota Tangerang Selatan.

Rencana pengembangan tersebut mencakup integrasi dengan sejumlah layanan, di antaranya Smart PJU, layanan angkutan sekolah SiOptimus, dan Smart Parking.

Integrasi berbagai layanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterpaduan pengelolaan transportasi serta memperluas pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan kepada masyarakat.

Transformasi ATCS menuju ITTS sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam membangun sistem transportasi perkotaan yang aman, lancar, nyaman, modern, dan berkelanjutan.

Melalui pengembangan ini, Dishub Tangsel diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengendalian lalu lintas sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di tengah pertumbuhan aktivitas perkotaan yang terus berkembang,”pungkas Ayep. (Ratna)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *