Rakyatmerdekanews, KUTOARJO – Jumlah penumpang kereta api di Stasiun Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, terus meningkat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto mencatat sebanyak 992.823 pelanggan menggunakan layanan kereta api di stasiun tersebut selama periode Januari–September 2026.
Jumlah tersebut meningkat 11 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang tercatat sebanyak 890.240 pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa total pelanggan selama sembilan bulan tersebut terdiri atas 485.735 pelanggan yang berangkat dan 507.088 pelanggan yang tiba di Stasiun Kutoarjo.
“Peningkatan jumlah pelanggan menunjukkan peran kereta api yang semakin penting dalam memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat yang aman, nyaman, dan andal,” ujar As’ad dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).
Menurutnya, pertumbuhan jumlah penumpang menjadi indikator bahwa layanan kereta api masih diminati masyarakat. Kondisi tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi KAI untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Promo Tiket hingga Peningkatan Kapasitas Jadi Pendukung
KAI Daop 5 Purwokerto menyebut peningkatan jumlah pelanggan didukung oleh berbagai upaya peningkatan layanan.
Langkah tersebut meliputi penguatan operasional, optimalisasi kapasitas tempat duduk, serta penyelenggaraan sejumlah program promo tiket.
Beberapa program yang dihadirkan antara lain diskon tarif pada masa libur sekolah, promo peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dan promo HUT ke-81 KAI.
Berbagai program tersebut diharapkan memberikan lebih banyak pilihan perjalanan dengan tarif yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Tak hanya di Stasiun Kutoarjo, tren positif juga tercatat pada angkutan penumpang di seluruh wilayah Daop 5 Purwokerto.
Sepanjang Januari–September 2026, jumlah pelanggan kereta api mencapai 7.232.986 orang, meningkat 11 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 6.497.483 orang.
Kutoarjo Jadi Salah Satu Stasiun Tersibuk di Daop 5
Stasiun Kutoarjo juga menjadi salah satu stasiun dengan volume penumpang tertinggi di wilayah Daop 5 Purwokerto. Berdasarkan data yang disampaikan KAI, pada periode Januari–September 2025, Stasiun Kutoarjo menempati posisi kedua setelah Stasiun Purwokerto.
Stasiun lain dengan volume penumpang tinggi di wilayah tersebut meliputi Stasiun Kroya, Kebumen, Gombong, dan Cilacap.
Sementara itu, sejumlah stasiun tujuan yang banyak dipilih pelanggan dari wilayah Daop 5 Purwokerto antara lain Pasarsenen, Yogyakarta, Kiaracondong, Gambir, dan Bekasi.
Tingginya mobilitas penumpang tersebut menunjukkan pentingnya layanan kereta api sebagai salah satu pilihan transportasi masyarakat untuk perjalanan antarkota.
Ketepatan Waktu Keberangkatan Capai 99,80 Persen
Selain peningkatan jumlah pelanggan, KAI Daop 5 Purwokerto juga mencatat capaian ketepatan waktu perjalanan kereta api penumpang yang tinggi.
Hingga September 2026, On Time Performance (OTP) atau tingkat ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,80 persen. Sementara itu, OTP kedatangan tercatat sebesar 97,46 persen.
As’ad mengatakan bahwa ketepatan waktu merupakan salah satu aspek penting dalam memberikan pengalaman perjalanan yang baik bagi pelanggan.
Untuk menjaga capaian tersebut, KAI melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana secara berkala, memperkuat koordinasi antarpetugas dan unit kerja, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.
“Ketepatan waktu merupakan salah satu bagian penting dari pengalaman perjalanan pelanggan. Kami melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana secara berkala, memperkuat koordinasi antarpetugas dan unit kerja, serta memastikan kompetensi sumber daya manusia terus ditingkatkan,” jelasnya.
KAI Daop 5 Purwokerto menyatakan akan terus menjaga kepercayaan masyarakat melalui layanan yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu,” pungkasnya.
(Kun)






