‎Pembinaan di Jayapura, Hakim Agung Serap Aspirasi untuk Pleno Kamar 2026

Rakyatmerdekanews, JAYAPURA – Hakim Agung dan Plt. Sekretaris Mahkamah Agung, Dr. Sobandi, S.H., M.H. menuliskan pesan “Semangat Perubahan MA Lebih Baik”. Pesan singkat tersebut mengandung harapan untuk memperbaiki keadaan yang ada.
‎
‎Meskipun hari itu Minggu (27/9) dan libur, saya mempercepat langkah agar tiba tepat waktu di Bandara Soekarno Hatta, untuk bergabung dalam tim yang akan meliput secara langsung pembinaan daerah oleh Hakim Agung di ujung timur Indonesia.
‎
‎Bagi saya ini momen berharga untuk diabadikan, karena Hakim Agung bukan hanya benteng terakhir keadilan tertinggi di republik, akan tetapi setiap ucapan dan perbuatannya dapat menjadi sumber pengetahuan hukum. Maka, dalam konteks global Hakim Agung disebut dengan justice.
‎
‎Pembinaan tersebut juga untuk memastikan seluruh aparatur peradilan, baik hakim dan seluruh ASN pengadilan melaksanakan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan berbagai kebijakan yang telah ditetapkan Mahkamah Agung, tanpa terkecuali.
‎
‎Termasuk mereka yang berada di wilayah paling jauh dari Jakarta, karena bagi Mahkamah Agung sendiri layanan hukum dan keadilan yang diberikan kepada masyarakat harus sama dan setara, walaupun letaknya sekitar 5 jam perjalanan udara dari ibu kota negara.
‎
‎Penerbangan yang dimulai dini hari, sekitar pukul 00.45 WIB dan perbedaan waktu yang cukup panjang selama 2 jam antara Jakarta dan Jayapura, tidak menyurutkan semangat Dr. Achmad Pudjoharsoyo, S.H., M.H. (Hakim Agung Kamar Pidana) selaku ketua delegasi, Dr. Sobandi, S.H., M.H. (Hakim Agung Kamar Perdata dan Plt. Sekma) dan Dr. L.Y. Hari Sih Advianto,S.ST., S.H., M.M., M.H. (Hakim Agung Kamar TUN Khusus Pajak).
‎
‎Setibanya di Jayapura, para Hakim Agung hanya beristirahat sekitar satu jam, untuk mandi dan mengganti pakaian. Kemudian, aktivitas dilanjutkan dengan mengunjungi seluruh satuan kerja pengadilan yang berada di Jayapura. Langkah pertama, mengunjungi Pengadilan Militer (Dilmil) III-19 Jayapura.
‎
‎Ada yang menarik, setelah disambut yel-yel khas militer, para Hakim Agung “diwajibkan” membubuhkan pesan kepada para hakim dan aparatur Dilmil Jayapura.
‎
‎Hakim Agung dan Plt. Sekma, Dr. Sobandi menuliskan pesan “Semangat Perubahan MA Lebih Baik”.
‎
‎Meski tertulis singkat, namun penuh makna. Menurut mantan Kepala Biro Hukum dan Humas MA tersebut, kata semangat perubahan mengandung harapan untuk memperbaiki keadaan yang ada.
‎
‎Dengan demikian, perubahan bukan sekadar wacana, tetapi membutuhkan keberanian untuk melakukan pembaruan, kemauan untuk memperbaiki kekurangan, keterlibatan bersama hakim dan aparatur peradilan, serta optimisme masa depan gemilang.
‎
‎Lebih lanjut, arti MA lebih baik yakni lembaga peradilan tertinggi di Indonesia tersebut diharapkan bukan sekadar berubah, tetapi diharapkan menghasilkan kondisi yang lebih baik dibanding keadaan masa lalu dan hari ini.
‎
‎Maka, Dr. Sobandi berharap pesan tersebut dapat dimanifestasikan untuk bergerak progresif melakukan perbaikan dengan mengajak seluruh unsur warga peradilan, sehingga cita-cita atau optimisme masa depan gemilang dapat diraih.
‎
‎Tentunya makna ini, ditujukan bukan hanya terbatas mengejar nama baik lembaga, melainkan sebagai bakti bagi Ibu Pertiwi dan masyarakat, khususnya para pencari keadilan.
‎
‎Sebagai informasi, dalam kunjungan ke seluruh satuan kerja pengadilan di Jayapura tersebut, tujuannya untuk menyerap aspirasi dari warga pengadilan untuk dibawa dan dirumuskan dalam rapat pleno kamar tahun 2026, yang akan berlangsung November mendatang.
‎
(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *