Klarifikasi Video Viral, SDN 18 Talang Muandau Tegaskan Fasilitas Sekolah Sudah Permanen

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis Duri – Pihak sekolah SDN 18 Talang Muandau bersama jajaran majelis guru dan murid secara resmi memberikan klarifikasi terkait rekaman video kondisi fasilitas sekolah mereka yang sempat beredar luas dan viral di media sosial baru-baru ini.

Dalam keterangannya pada Selasa, 22 September 2026, Sinta Nainggolan, S.Pd., menegaskan bahwa informasi yang berkembang di media sosial perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Menurutnya, SDN 18 Talang Muandau sebenarnya telah memiliki fasilitas bangunan permanen yang memadai. Bangunan tersebut merupakan hasil realisasi pembangunan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis secara bertahap sejak beberapa tahun lalu.

“Sekolah kami sudah memiliki bangunan permanen yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis pada tahun 2018. Fasilitas tersebut berupa tiga lokal kelas dalam kondisi baik yang terus kami gunakan sampai saat ini,” ujar Sinta dalam keterangan tertulisnya.

Selain ruang kelas, Pemkab Bengkalis juga telah melengkapi fasilitas penunjang lainnya berupa satu unit gedung perpustakaan yang dibangun pada tahun 2019, serta tiga lokal fasilitas sanitasi (toilet) untuk mendukung kenyamanan proses belajar mengajar.

Terkait keberadaan bangunan kayu atau non-permanen yang terlihat dalam video viral, pihak sekolah menjelaskan bahwa fasilitas tersebut merupakan bangunan swadaya masyarakat. Penggunaan ruang swadaya itu murni merupakan inisiatif bersama untuk mengantisipasi kebutuhan ruang tambahan di awal tahun ajaran baru agar seluruh murid dapat terakomodasi dengan baik.

Pihak sekolah juga membawa kabar baik mengenai kelanjutan peningkatan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Bengkalis di bawah kepemimpinan Bupati Kasmarni melalui Dinas Pendidikan dipastikan akan melakukan renovasi dan tindak lanjut pembangunan di SDN 18 Talang Muandau pada tahun anggaran ini.

Menutup klarifikasinya, Sinta mengimbau kepada netizen dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersikap bijak dan tidak menggiring opini negatif yang dapat mengganggu kondusivitas lingkungan sekolah.

“Kami memohon kepada seluruh masyarakat untuk tidak menggiring opini terkait hal ini. Hingga saat ini, kami bersama para murid masih tetap menjalankan proses belajar mengajar dengan baik dan normal seperti biasa,” pungkasnya. (FN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *