Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis Duri – Alih-alih tidur nyenyak demi menyambut hari Senin yang produktif, seorang pria paruh baya berinisial RE (47) malah memilih jalur anti-mainstream. Bukannya jualan kopi atau token listrik, RE nekat jadi “agen MLM” barang haram. Akibatnya, Tim Opsnal Polsek Mandau sukses menggagalkan bisnis ilegalnya tepat pada Senin dini hari (10/8/2026) sekitar pukul 00.10 WIB di Jalan Jambon, Di Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau.
Niat hati ingin kaya instan, RE kini harus pasrah merayakan awal minggunya di balik jeruji besi.
Kejadian ini membuktikan bahwa kekuatan gosip dan kepedulian warga Air Jamban tidak boleh diremehkan. Berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan gerak-gerik RE yang mencurigakan di malam hari, bukan ronda malam tapi seperti sedang transaksi gaib, personel Polsek Mandau langsung tancap gas ke lokasi.
Begitu digerebek, RE yang tak sempat mengeluarkan jurus seribu bayang langsung mati kutu saat polisi mulai menggeledah badannya.
Polisi berhasil menemukan barang bukti yang bikin RE langsung lemas seketika. Bukan korek api atau sisa tembakau, di dalam kotak rokok milik RE justru tersimpan rapi 21 paket diduga narkotika jenis sabu. Modus klasik menyembunyikan “serbuk putih” di dalam bungkus rokok ini ternyata gagal total mengecoh penciuman tajam polisi Mandau.
Selain paket sabu siap edar tersebut, polisi juga menyita beberapa barang yang bikin RE resmi menyandang gelar “pengusaha gagal tahun ini”:
21 Paket Sabu (Bintang utamanya).1 Unit HP (Isinya kemungkinan penuh chat pesanan yang kini tinggal riwayat).1 Kotak Rokok (Brankas penyamaran yang gagal).Uang Tunai Rp200 Ribu (Modal kembalian yang ikut disita).
Saat diinterogasi di tempat dengan muka pasrah, RE langsung “bernyanyi” merdu. Ia mengaku bahwa barang dagangan haram tersebut didapat dari seorang pria misterius berinisial A. Sayangnya, si A ini tampaknya sudah punya firasat buruk dan langsung menghilang bak ditelan bumi. Kini, si A resmi menyandang status DPO (Daftar Pencarian Orang) alias buronan yang paling dicari polisi Mandau.
Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., membenarkan penangkapan dramatis tengah malam ini. Beliau menegaskan bahwa Polres Bengkalis sama sekali tidak memberikan ruang bagi para bandar dan pengedar yang ingin merusak masa depan warga.
“Penindakan terhadap peredaran narkotika akan terus kami lakukan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya narkoba dan segera memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan,” tegas Kapolres Bengkalis dengan nada serius namun penuh komitmen.
Hari Senin yang biasanya diisi dengan upacara atau masuk kantor, kini harus dilewati RE dengan agenda pemeriksaan intensif.
RE beserta seluruh barang buktinya kini sudah diamankan di Polsek Mandau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. Siap-siap saja, RE bakal terancam hukuman kurungan yang cukup lama buat merenungi nasib apesnya.
Pihak Polres Bengkalis juga memberikan pesan menohok bagi warga lainnya: Jangan takut melapor! Kalau melihat ada tetangga atau orang asing yang aktivitasnya mencurigakan seperti RE, langsung saja hubungi polisi.
📞 Layanan Kepolisian Call Center 110 (Mudah, cepat, gratis, dan dijamin bikin para pengedar narkoba ketar-ketir!)
Polres Bengkalis – Polda Riau Bersama masyarakat, wujudkan Bengkalis yang aman, kondusif, dan bersih dari narkoba. Pengedar? Silakan coba kalau mau menginap gratis di hotel prodeo! (FN)






