Rakyatmerdekanews.co.id, Duri Bengkalis – Sebuah drama kriminal yang memadukan unsur mistis “tas tiba-tiba ringan” hingga aksi pembobolan ATM ala hacker kelas teri, akhirnya berhasil dibongkar oleh Team Opsnal Polsek Mandau. Pria berinisial MR (31), warga Jalan Satria, kini harus rela menukar kamar kos nyamannya dengan hotel prodeo akibat nekat menjadi “pesulap” spesialis dompet orang lain.
Semua bermula pada Selasa pagi yang cerah (14/07/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di Jalan Suka Jadi II, Kecamatan Bathin Solapan. Seorang warga yang hendak mengantar anaknya sekolah mendadak merasakan firasat aneh. Bukan karena ban motor bocor, melainkan karena tas yang dibawanya terasa sangat ringan seperti kapas.
Curiga tasnya sedang melakukan program diet ketat, korban pun mengecek isinya. Benar saja, dompet kesayangannya lenyap bak ditelan bumi! Isinya tidak main-main: KTP, SIM, STNK, Kartu KIA, uang tunai Rp 700.000, hingga koleksi empat kartu ATM (Mandiri, BSI, BNI, Sinarmas). Korban sempat mengubek-ubek seisi rumah, namun nihil. Dompet tersebut resmi “pindah kepemilikan” tanpa izin.
Kekocakan (baca: penderitaan korban) berlanjut saat korban mengecek aplikasi Livin’ Mandiri. Tanpa ada angin tanpa ada hujan, aplikasi tersebut melaporkan adanya transaksi penarikan uang misterius sebesar Rp 1.000.000.
Tak sampai di situ, korban yang mulai panik langsung ngibrit ke Bank BSI untuk mengecek saldo. Bagaikan disambar petir di siang bolong, uang di BSI juga sukses digasak dua kali transaksi dengan total Rp 1.000.000. Total kerugian korban mencapai Rp 2.700.000. Korban yang sadar dirinya bukan penganut pesugihan langsung melaporkan kejadian ini ke polisi.
Merasakan uang hasil “sulapnya” mulai menipis, pelarian MR akhirnya terendus juga. Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/332/VIII/2026/SPKT/RIAU/RES-BKS/SEK–MDU, pelarian MR resmi berakhir pada Senin malam (03/08/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengonfirmasi bahwa Team Opsnal Reskrim Polsek Mandau berhasil mengendus keberadaan MR yang sedang asyik bersembunyi di sebuah kos-kosan di Jalan Mawar Merah, Kecamatan Mandau.
Tanpa perlu mengetuk pintu dengan sopan, polisi langsung menyergap pelaku. Menariknya, polisi tidak hanya mengamankan MR, tetapi juga “starter pack” atau seragam dinas saat ia beraksi, yaitu:
1 buah helm merek KYT warna merah merona (biar estetik di kamera)1 helai hoodie warna biru (diduga biar mirip hacker profesional)Rekaman CCTV (yang merekam akting terbaik MR saat beraksi)
Kini, MR beserta helm dan hoodie kesayangannya telah diamankan di Mapolsek Mandau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai Pasal 476-477 KUHP. Impian MR untuk kaya mendadak lewat jalur dompet orang lain pun resmi kandas di tangan polisi. (FN)






