Rakyatmerdekanews.co.id, Purworejo- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satpol PP ke-76, Satlinmas ke-64, dan Damkar ke-107 tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2026 tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Momentum tersebut diwujudkan melalui aksi sosial berupa khitanan massal dan donor darah massal yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Senin (15/6/2026).
Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar yang memperingati hari jadinya tahun ini. Ia juga memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, memberikan perlindungan kepada masyarakat, serta sigap menangani berbagai kondisi darurat dan kebencanaan.
Menurut Bupati, penyelenggaraan khitanan massal dan donor darah merupakan wujud nyata hadirnya pemerintah di tengah masyarakat melalui pelayanan sosial dan aksi kemanusiaan.
“Khitanan massal tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga menjadi ikhtiar bersama untuk mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas. Sementara donor darah merupakan tindakan yang sangat mulia karena setiap tetes darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Yuli Hastuti.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar untuk terus meningkatkan semangat melayani dan mengabdi kepada masyarakat. Dengan demikian, keberadaan ketiga institusi tersebut dapat semakin dirasakan manfaatnya serta tetap menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada warga Kabupaten Purworejo.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Siswantoro, mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan implementasi arahan Bupati agar Satpol PP selalu mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas.
“Kami sudah diwanti-wanti oleh Ibu Bupati bahwa Satpol PP itu wajib humanis. Jadi bukan karena seragam terlihat sangar, lalu tindakan juga harus sangar. Seragam boleh tegas, tetapi tindakan harus humanis. Salah satu wujudnya adalah kegiatan sunatan massal ini,” kata Siswantoro.
Ia menjelaskan, khitanan massal diikuti oleh 20 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Purworejo. Seluruh peserta mendapatkan layanan secara gratis, termasuk pemeriksaan dan kontrol pasca-khitan.
“Rp0. Orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya hingga proses kontrol selesai. Semua dikaver oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Purworejo sampai pelepasan perban,” tegasnya.
Ketua Panitia Khitanan Massal dan Donor Darah, Teguh Wibowo, yang juga menjabat sebagai Kabid Trantibumlinmas, menambahkan bahwa kelancaran kegiatan didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo. Selain itu, peserta khitanan juga menerima bantuan logistik dan bingkisan dari Baznas Purworejo yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati.
Sementara itu, kegiatan donor darah yang berlangsung di aula kantor mendapat antusiasme tinggi dari berbagai kalangan. Bekerja sama dengan PMI Purworejo yang menyediakan 11 bed pengambilan darah, panitia menargetkan terkumpul sebanyak 150 kantong darah.
“Aksi donor darah ini diikuti oleh personel Satpol PP dan Damkar, anggota TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta relawan kemanusiaan di Purworejo,” ungkap Teguh.
Melalui kegiatan tersebut, peringatan HUT Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar tahun ini menjadi lebih bermakna. Tidak hanya menjadi ajang perayaan hari jadi, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi sosial dan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Setetes darah yang terkumpul dan senyum anak-anak peserta khitanan menjadi simbol bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, humanis, dan penuh kepedulian.(Kun)






