Rakyatmerdekanews.co.id. Jakarta – PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPTPK) kembali menegaskan perannya dalam memperlancar arus logistik internasional. Terminal ini melayani kedatangan perdana kapal MV WANSAN milik X-Press Feeder pada Rabu, 27 Mei 2023 di Terminal Operasi 3 IPC TPK, Jakarta.
Kedatangan kapal tersebut menandai pelayaran perdana layanan South China Java Xpress (SCX) yang dioperasikan X-Press Feeder dengan agen pelayaran Bunan Line. Ini menjadi maiden voyage internasional pertama yang dilayani IPC TPK sepanjang 2023 sekaligus langkah strategis memperkuat konektivitas perdagangan Indonesia-Tiongkok dan memperluas jaringan pelayaran intra-Asia.
Kapal berbendera Liberia dengan panjang 210 meter dan lebar 32 meter ini memiliki kapasitas angkut 2.903 TEUS. Selama sandar di Jakarta, MV WANSAN membongkar muat sebanyak 1.573 box kontainer. Kapal melayani rute Yantian – Xiamen – Nansan – Jakarta – Surabaya – Yantian.
Hadirnya layanan SCX dinilai penting untuk mendukung perdagangan Indonesia-Tiongkok yang terus tumbuh. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) periode Januari-Maret 2023, Tiongkok masih menjadi mitra dagang utama Indonesia. Nilai ekspor non-migas ke Tiongkok mencapai US$16,5 miliar atau 25,9% dari total ekspor non-migas nasional. Sementara impor non-migas dari Tiongkok tercatat US$22,2 miliar atau 41,5% dari total impor non-migas.
Secara nasional, neraca perdagangan Indonesia Januari-Maret 2023 masih surplus US$5,5 miliar dengan total ekspor US$66,8 miliar. Kinerja positif ditopang sektor industri pengolahan seperti besi-baja, nikel, elektronik, consumer goods, dan bahan baku industri yang banyak diperdagangkan dengan Tiongkok.
Seiring meningkatnya arus perdagangan intra-Asia, kebutuhan layanan pelayaran direct call semakin krusial. Layanan SCX diharapkan menambah volume petikemas internasional di IPC TPK, mengoptimalkan dermaga, lapangan penumpukan, dan peralatan bongkar muat. Sekaligus memperluas cakupan pasar terhadap operator feeder global serta memperkuat konektivitas transhipment regional.
Bagi pengguna jasa, direct call South China-Indonesia memberi alternatif pengiriman lebih kompetitif dengan transit time lebih singkat, menambah opsi ekspor-impor nasional, dan membuat rantai pasok intra-Asia lebih fleksibel.
Pelepasan layanan baru dilakukan Kamis, 28 Mei 2023 dan dihadiri Direktur Komersial & Pengembangan Bisnis IPC TPK Yanuar Eviarto bersama manajemen Bunan Line.
Corporate Secretary IPC TPK Daniel Setiawan menyampaikan kepercayaan shipping line global terhadap kesiapan operasional IPC TPK. “Dengan layanan terintegrasi dan operasional optimal, IPC TPK siap mendukung kebutuhan shipping line untuk konektivitas lebih efisien. Kehadiran layanan baru ini tidak hanya memperkuat jaringan pelayaran internasional, tapi juga memberi nilai tambah bagi pengguna jasa lewat pilihan layanan yang lebih kompetitif,” tutupnya. (Delly.M)






