Harkitnas ke-118, Lapas Bengkalis Gaungkan Komitmen Pelayanan Prima Tanpa Penyimpangan!

Rakyatmerdekanews.co.id,  Bengkalis – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis berkomitmen penuh meningkatkan kualitas reformasi birokrasi melalui penguatan etos kerja dan integritas pegawai.

Komitmen ini digaungkan secara lantang dalam upacara bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang digelar khidmat di lapangan serbaguna Lapas Bengkalis, Rabu (20/5/2026) pagi.

Upacara yang diikuti oleh jajaran pejabat struktural beserta seluruh staf pegawai ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Bengkalis, Rudinur, S.H., M.M., bertindak selaku Inspektur Upacara.

Momentum bersejarah ini dijadikan pijakan krusial untuk merefleksikan kembali semangat perjuangan bangsa dalam memajukan pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan.

Atmosfer nasionalisme terasa kental sepanjang prosesi acara. Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya menggema di seluruh area Lapas. Guna mempertebal rasa cinta tanah air, seluruh peserta upacara juga menyanyikan lagu-lagu nasional seperti Bagimu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa dengan penuh penghayatan.

Dalam amanatnya, Kasi Giatja Lapas Bengkalis Rudinur menegaskan bahwa relevansi nilai-nilai kebangkitan nasional pada era modern harus diwujudkan melalui perubahan nyata pada kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Peringatan ini wajib menjadi motor penggerak pelayanan yang bersih dari segala bentuk penyimpangan.

“Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremonial tahunan rutin. Bagi kita di Lapas Kelas IIA Bengkalis, ini adalah momentum nyata untuk memperkuat integritas, menjaga disiplin ketat, dan menolak segala bentuk penyimpangan.

Mari kita bangkitkan komitmen untuk memberikan pelayanan publik yang prima, transparan, dan bersih, baik kepada masyarakat maupun bagi warga binaan,” tegas Rudinur secara lugas di hadapan para peserta.

Rudinur juga menambahkan bahwa tantangan pemasyarakatan ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan soliditas instansi yang kuat agar program pembinaan warga binaan dapat berjalan optimal dan berdampak positif bagi masyarakat luas.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi mengheningkan cipta dan doa bersama demi memohon kelancaran, keselamatan, serta perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan sehari-hari. Seluruh rangkaian kegiatan yang berjalan aman, tertib, dan kondusif ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol persatuan dan soliditas internal Lapas Kelas IIA Bengkalis.(FN)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *