Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis mempertegas komitmen perang terhadap narkoba dan praktik ilegal melalui aksi nyata berskala besar pada Jumat (08/05).
Menggandeng personel dari Polres Bengkalis dan Kodim 0303 Bengkalis, Lapas menggelar Apel Ikrar Bersih Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) yang dirangkaikan dengan razia blok hunian serta tes urine massal.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman utama Lapas ini dipimpin langsung oleh Kalapas Priyo Tri Laksono. Kehadiran personel TNI dan Polri di tengah barisan petugas Lapas menjadi simbol kuat bahwa pengawasan keamanan di objek vital negara tersebut dilakukan secara terpadu dan lintas instansi.
Sebagai bentuk transparansi dan deteksi dini, kegiatan diawali dengan pengambilan sampel urine secara mendadak. Sebanyak 26 petugas Lapas dan 50 warga binaan menjalani tes di bawah pengawasan ketat.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa sebelum melakukan pembersihan di dalam blok hunian, internal institusi telah dipastikan bersih dari penyalahgunaan zat terlarang.
Berbeda dari operasi keamanan biasa, Lapas Bengkalis juga menyisipkan edukasi kesehatan sebagai langkah preventif. Tim medis Lapas memberikan paparan mengenai dampak destruktif narkotika terhadap sistem saraf dan fisik manusia. Di sisi lain, perwakilan dari Kepolisian memberikan penguatan mengenai konsekuensi hukum yang akan dihadapi jika terjadi pelanggaran di dalam Lapas.
Kalapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan bahwa pola pembinaan saat ini menggabungkan ketegasan aturan dengan pendekatan kemanusiaan. “Hari ini kita menunjukkan bahwa pemberantasan narkoba dilakukan secara totalitas.
Sinergi dengan TNI dan Polri adalah bukti nyata bahwa Lapas Bengkalis siap menjadi zona bersih dan aman. Saya tidak akan memberi toleransi sedikit pun bagi siapa pun yang terlibat halinar,” tegasnya.
Usai apel dan sosialisasi, tim gabungan yang terdiri dari petugas Lapas, TNI, dan Polri bergerak menuju blok hunian warga binaan.
Petugas melakukan penggeledahan teliti di setiap sudut kamar untuk memastikan tidak ada barang terlarang seperti handphone ilegal maupun narkoba yang disembunyikan.
Kehadiran unsur TNI dan Polri dalam razia ini memberikan dukungan teknis dan moral yang signifikan, sekaligus memperkuat kewibawaan pengawasan di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, menandai langkah maju Lapas Bengkalis dalam mewujudkan transformasi pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.(FN)






