Wabup Sambas H.Heroaldi Djuhardi Alwi.ST.MT. Hadiri Paripurna DPRD Sambas: Sampaikan LKPJ 2025

Rakyatmerdekanews.co.id, Sambas Kalbar – Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., menghadiri Paripurna DPRD Kabupaten Sambas mewakili Bupati Sambas H.Satono, dalam menyampaikan penjelasan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di ruang sidang aula kantor DPRD (30/03/2026).

Adapun yang hadir dalam rapat paripurna tersebut diantara, Sekda Kabupaten Sambas Ir.H.Ferry madagaskar.M.Si.Asistrn Bupati Sambas, Staf ahli Bupati Sambas, kepala OPD, Instansi Vertikal Kejaksaan Negeri Sambas, Kodim 1208/Sbs, Polres Sambas, dan lembaga keuangan yang ada di Kabupaten Sambas, para anggota dan pimpinan dprd Kabupaten Sambas.

sebagaiman penyampaian Wakil Bupati Sambas dalam sambutannya, “Bahwa pelaksanaan Pemerintahan Daerah selama tahun 2025 memiliki nilai penting dan strategis sebagai tolak ukur sebagai capaian kinerja dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Kegiatan Pembangunan Tahun Anggaran 2025 mengusung tema “peningkatan ekonomi inklusif, daya saing daerah, dan kualitas sumber daya manusia menuju Sambas yang berkemajuan”.

Prioritas diarahkan pada peningkatan produktivitas pertanian, perluasan kesempatan kerja, pengurangan kemiskinan, serta penguatan kualitas SDM yang berdaya saing”.katanya.

H.Heroaldi Djuhardi Alwi.ST.MT. juga menambahkan, “Dari sisi keuangan, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp.2,08 triliun atau 97,74% dari target yang ada. Pemerintah daerah terus mendorong kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD, termasuk digitalisasi pembayaran, pemberian stimulus pajak, serta penghargaan kepada wajib pajak,yang mana pendapatan tersebut dialokasikan untuk belanja daerah sebesar Rp.2,05 triliun, meliputi belanja operasi Rp.1,43 triliun, belanja belanja modal Rp.320,24 miliar, belanja tidak terduga Rp.99,76 juta, serta belanja transfer Rp.296,16 miliar; dan juga berbagai indikator pembangunan menunjukkan capaian positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 72,08, tertinggi di kabupaten se-Kalimantan Barat. Pertumbuhan ekonomi tetap stabil di angka 4,74%, sementara tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 4,91%.

Kemajuan juga terlihat pada meningkatnya jumlah desa mandiri, penurunan indeks risiko bencana, serta membaiknya indeks reformasi birokrasi yang mencapai kategori BB. Di sektor infrastruktur, kondisi mantap meningkat menjadi 74,45%, diikuti distribusi pendapatan yang semakin merata dengan indeks lini 0,293.

Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan, dan indeks lingkungan hidup mencapai 71,63 dengan kategori sedang.

Capaian ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sambas dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat”. Jelasnya.

(Doel)

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *