Rakyatmerdekanews.co.id, Pekanbaru,- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) melaksanakan ibadah penyembelihan hewan qurban pada Idul Adha 1446 H, bertepatan dengan milad LAMR ke-55 tahun. Kegiatan ini berlangsung di halaman belakang Balai Adat LAMR, Jalan Diponegoro No. 39, Pekanbaru, pada Jumat, 6 Juni 2025.
Hadir dalam acara ini Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri H. Marjohan Yusuf dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, beserta puluhan pengurus dan karyawan LAMR.
Makna Idul Adha dan Milad LAMR, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan nilai-nilai pengorbanan dalam kehidupan bermasyarakat. “Idul Adha bukan hanya momentum ritual, tetapi juga pengingat akan makna keikhlasan dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Datuk Seri Taufik menambahkan bahwa bertepatan dengan milad LAMR ke-55 tahun, kegiatan qurban ini menjadi simbol komitmen LAMR untuk semakin banyak berkorban dan berbagi dengan sesama, terutama di masa mendatang di mana tantangan kemanusiaan semakin besar.”Ungkap Datuk Seri Taufik.
Panitia qurban yang terdiri dari karyawan LAMR dan Tameng Adat melaksanakan penyembelihan dua ekor sapi yang bersumber dari Pemprov Riau dan PTP IV. Setelah Sholat Jumat, daging hewan qurban kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian LAMR terhadap masyarakat sekitar.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai adat dan budaya Melayu yang menjunjung tinggi rasa solidaritas dan kepedulian. Datuk Seri Taufik berharap kegiatan ini dapat meningkatkan komitmen LAMR untuk terus berbagi dan berkorban demi masyarakat.
LAMR juga sedang menjalani program yang tidak ringan dan menuntut pengorbanan, termasuk memperjuangkan terwujudnya daerah istimewa Riau. Dengan kegiatan qurban ini, LAMR menunjukkan komitmennya untuk terus berbagi dan berkorban demi masyarakat.
Dengan berkurban, LAMR menunjukkan semangat kepedulian sosial dan pengorbanan yang menjadi teladan bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi dan berkorban.(FN)






