Rakyatmerdekanews.co.id, Purworejo – Ditandai dengan pemotongan pita dan penanda tanganan prasasti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., meresmikan Gedung Ruang Praktik Siswa (RPS) Perhotelan SMK Muhammadiyah Purwodadi, Kabupaten Purworejo.
Secara simbolis juga menandatangani prasasti 19 satuan pendidikan yang telah menyelesaikan program revitalisasi di tahun anggaran 2025. Kegiatan tersebut dipusatkan di SMK Muhamadiyah Purworejo,Sabtu (24/01/2026).
Dalam sambutannya, Prof. Abdul Mu’ti menegaskan bahwa program revitalisasi sekolah merupakan program prioritas Presiden Republik Indonesia yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memperkuat pembangunan sumber daya manusia unggul.
“Revitalisasi ini bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi memastikan anak-anak kita belajar di lingkungan yang aman, layak, dan mendukung penguatan kompetensi.
Pada tahun 2025, sebanyak 16.171 sekolah di seluruh Indonesia telah direvitalisasi. Tahun 2026, jumlah tersebut akan meningkat signifikan menjadi sekitar 71.000 sekolah dengan dukungan tambahan anggaran APBN,” ungkap Mendikdasmen.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga mendorong percepatan digitalisasi pendidikan. Setiap satuan pendidikan akan menerima tambahan sarana pembelajaran digital berupa Interactive Flat Panel (IFP).
“Setiap sekolah Insya Allah mendapatkan tiga IFP. Mudah-mudahan ke depan bisa satu kelas satu IFP. Sekolah yang belum memiliki akses internet akan kami bantu dengan Starlink, dan yang kekurangan daya listrik akan kami tambah dayanya,” tegasnya.
Pada kesempatan itu Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, S.H., menyampaikan apresiasi yang se-tinggi- tingginya atas dukungan pemerintah pusat melalui program revitalisasi sekolah di wilayahnya.
Menurutnya, bantuan revitalisasi bagi 19 sekolah ditambah SMK Muhammadiyah Purwodadi sangat sejalan dengan visi pembangunan daerah.

“Program ini mendukung visi Purworejo Berseri. Kami berkomitmen menyiapkan generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing melalui kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” ujar Bupati.
Gedung RPS Perhotelan SMK Muhammadiyah Purwodadi memiliki luas bangunan 284 meter persegi dengan nilai bantuan sebesar Rp1.590.692.000 yang dikerjakan melalui swa kelola, dan dirancang sebagai miniatur hotel untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik.
Sementara itu Kepala SMK Muhammadiyah Purwodadi, Sumarjo, S.Fil.I., M.Pd., menjelaskan bahwa kunjungan Mendikdasmen juga menjadi bagian dari kegiatan Hari Bermuhammadiyah yang rutin diselenggarakan.
Dijelaskan, bahwa SMK Muhammadiyah Purwodadi menerima bantuan revitalisasi RPS Perhotelan, maka kegiatan Hari Bermuhammadiyah tersebut dirangkaikan dengan peresmian. “Di Purworejo sendiri terdapat 19 sekolah lain yang juga telah selesai direvitalisasi, sehingga Menteri meresmikan 20 sekolah sekaligus,” jelasnya.
Sumarjo menambahkan, Mendikdasmen juga menitipkan pesan motivasi dalam bahasa Inggris pada kanvas yang disiapkan pihak sekolah. Pesan tersebut menekankan agar peserta didik memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan negara secara optimal untuk meningkatkan kompetensi.
“RPS Perhotelan ini dilengkapi dengan fasilitas resepsionis, ruang tunggu, toilet, ruang makan, mini bar, dapur, dua kamar hotel, serta mini meeting room. Saat ini difungsikan sebagai ruang praktik siswa, dan ke depan diharapkan berkembang menjadi teaching factory yang dapat melayani masyarakat umum,” pungkasnya. (Kun)






