Vita Soroti Kondisi Keuangan BPJS Kesehatan, Alami Defisit Rp 2 Triliun Perbulan

Rakyatmerdekanews.co.id, Magelang — Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina, S.E., M.B.A. bocorkan hasil Raker dengan BPJS terkait dana cadangan yang kian menipis. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga terkait hak, kewajiban, dan tata cara pelayanan dalam Program JKN-KIS selain itu mendorong masyarakat untuk lebih proaktif dalam memastikan status kepesertaan program tersebut.

Selain itu dirinya berharap masyarakat untuk lebih proaktif dalam memastikan status kepesertaan program tersebut.

Vita Ervina mengungkapkan, bahwa dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IX DPR RI, BPJS Kesehatan melaporkan defisit operasional sebesar Rp 2 triliun per bulan akibat beban klaim (Rp 16–16,5 triliun) yang melampaui penerimaan iuran (Rp 14 triliun). Dana cadangan dikabarkan menipis.

Vita juga menyoroti kondisi keuangan BPJS Kesehatan yang disebut mengalami defisit hingga Rp2 triliun per bulan.

Defisit ini dapat berpotensi menimbulkan risiko terhadap keberlanjutan pembiayaan layanan kesehatan nasional.

Hal tersebut disampaikan dalam wawancaranya di Posko Vita Ervina Center Magelang pada Kamis, (18/6/2026), usai gelar sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Dalam sosialisasinya, dihadapan 250 perwakilan warga dari tiga Kecamatan Borobudur, Kaliangkrik dan Kecamatan Tempuran, Vita juga menyampaikan bahwa keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan agenda strategis negara dalam menjamin hak dasar kesehatan seluruh rakyat Indonesia.

Dirinya menekankan pentingnya Kepesertaan Aktif Kunci Utama Masyarakat Dapatkan Perlindungan Kesehatan.

Sosialisasi tersebut dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina, Maya Susanti Kepala Cabang BPJS Magelang, Hendro Sofyan Hadi Kepala Bagian Mutu Layanan Fasilitas BPJS Kesehatan Cabang Magelang serta ratusan warga dari perwakilan tiga Kecamatan di Kabupaten Magelang.

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga terkait hak, kewajiban, dan tata cara pelayanan dalam Program JKN-KIS selain itu mendorong masyarakat untuk lebih proaktif dalam memastikan status kepesertaan program tersebut.

Selain itu dirinya berharap masyarakat untuk lebih proaktif dalam memastikan status kepesertaan program tersebut.

Vita menekankan agar masyarakat tidak menunggu sakit untuk mengurus BPJS Kesehatan, melainkan mendaftar lebih awal sebagai bentuk antisipasi. (Ikh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *