Tabrakan Adu Kambing di Lintas Duri-Dumai; Seorang Guru SMKN 2 Mandau Tewas, Tinggalkan Duka Mendalam Menjelang Pernikahan

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis Duri Riau – Kecelakaan lalu lintas tragis kembali menelan korban jiwa di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis. Seorang tenaga pendidik atau guru perempuan yang bertugas di SMK Negeri 2 Mandau, berinisial P (28), mengembuskan napas terakhirnya setelah terlibat tabrakan adu kambing di Jalan Lintas Duri – Dumai, tepatnya di Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Jumat (6/11/2026) sekira pukul 07.00 WIB.

Insiden memilukan ini melibatkan satu unit minibus Daihatsu Sigra dengan nomor polisi BM 1824 DB dan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi BM 5586 DAE yang dikendarai oleh korban.

Kapolres Bengkalis melalui Kasat Lantas yang disampaikan oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Bengkalis, Ipda Jones Frankie Situmorang, menjelaskan bahwa insiden bermula saat mobil Daihatsu Sigra yang dikemudikan oleh pria berinisial IF bergerak melaju dari arah Simpang Bangko menuju ke arah Duri.

Nahas, setibanya di lokasi kejadian (TKP) di kawasan Desa Air Kulim, mobil yang dikemudikan IF diduga bergerak melebar ke arah kanan jalan. Di saat yang bersamaan, dari arah berlawanan, datang korban P yang sedang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy-nya.

“Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat, pengemudi mobil diduga tidak sempat menghindar lagi. Akibatnya, benturan keras atau kecelakaan lalu lintas tidak dapat dihindarkan,” ujar Ipda Jones Frankie Situmorang saat dikonfirmasi

Akibat benturan keras tersebut, korban P mengalami luka-luka yang sangat serius di sekujur tubuhnya. Warga sekitar bersama petugas yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau untuk mendapatkan perawatan medis darurat. Namun takdir berkata lain, nyawa sang guru muda tersebut tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis akibat luka parah yang dideritanya.

Duka menyelimuti kediaman korban yang terletak di Jalan Rokan, Kecamatan Mandau. Pihak keluarga pertama kali mengetahui kabar kecelakaan tersebut justru dari pesan berantai dan foto yang dibagikan tetangga di grup WhatsApp.

Mendengar kabar buruk itu, ibu dan adik korban langsung bergegas menuju RSUD Mandau dengan harapan cemas. Sayangnya, setibanya di rumah sakit, mereka harus menerima kenyataan pahit bahwa korban sudah terbujur kaku di ruang jenazah. Sementara itu, ayah korban yang saat ini sedang dalam kondisi sakit di rumah, dilaporkan mengalami syok berat setelah mendengar putri tercintanya telah tiada.

Suasana rumah duka dipenuhi isak tangis para pelayat, rekan sejawat sesama guru, dan para siswa. Di hadapan para pelayat, ibu korban tidak dapat membendung air matanya yang tumpah mengenang sang putri. Ia menceritakan dengan duka yang teramat mendalam bahwa korban P sebenarnya sudah memiliki rencana besar untuk melangsungkan pernikahan pada bulan Mei tahun 2027 mendatang.

Kehilangan ini menjadi pukulan yang sangat telak bagi keluarga, lantaran korban merupakan anak perempuan satu-satunya dari empat bersaudara di keluarga tersebut. Impian untuk melihat putri tunggalnya bersanding di pelaminan kini pupus di tengah jalan Lintas Duri-Dumai.

Menyikapi peristiwa tragis ini, Satlantas Polres Bengkalis kembali mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh lapisan masyarakat pengguna jalan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah terjadinya fatalitas kecelakaan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara. Tingkatkan kewaspadaan, tetap konsentrasi, jangan ngebut, dan selalu jaga jarak iring aman antarkendaraan. Keselamatan adalah yang utama, mari jaga diri kita dan orang lain sesama pengguna jalan,” pungkas Ipda Jones.

Saat ini, kasus kecelakaan maut tersebut telah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bengkalis guna penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.(FN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *