Rakyatmerdekanews, Lebak – Semangat pelestarian budaya tradisional ditunjukkan oleh siswa-siswi SMPN 3 Cihara dengan mengikuti Lomba Seni Tari Kreasi Tradisional yang digelar di Museum Multatuli pada 19 Oktober 2026.
Dalam poster resmi yang beredar, terlihat tiga siswi SMPN 3 Cihara tampil anggun mengenakan kebaya putih dan kain batik dengan selendang kuning, siap memberikan penampilan terbaiknya.
Kegiatan ini menjadi ajang positif bagi pelajar untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan kesenian tradisional di tengah era modernisasi.
Seperti tertulis dalam status pembina: “Bismillahirohmanirohim, Proses perubahan karakter dari bagaimana anak mengenal sumber daya manusia dengan saling mengenal sesama makhluk Tuhan yaitu manusia. Semoga sesuai harapan, amin.”
Adapun kegiatan ini adalah Lomba Seni Tari Kreasi Tradisional antar pelajar yang diikuti oleh perwakilan siswa-siswi SMPN 3 Cihara, Kabupaten Lebak.
Lomba digelar pada 19 Oktober 2026 di Museum Multatuli, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.
Tujuan keikutsertaan ini adalah untuk melestarikan budaya tari tradisional, mengasah bakat seni siswa, serta sebagai proses pembentukan karakter anak dalam mengenal jati diri dan kebersamaan sesama manusia.
Peserta dari SMPN 3 Cihara akan tampil membawakan tarian kreasi tradisional dengan kostum adat lengkap di panggung Museum Multatuli. Lomba ini diikuti oleh sekolah-sekolah se-Kabupaten Lebak dengan dukungan dari Dinas Pendidikan dan pihak Museum Multatuli. Persiapan dilakukan secara intensif oleh Plt. Kepala Sekolah, guru pembina dan siswa.
Diharapkan keikutsertaan SMPN 3 Cihara ini dapat membawa prestasi dan mengharumkan nama sekolah.
(Cepi/Red)
SMPN 3 Cihara Ikuti Lomba Tari Kreasi Tradisional di Museum Multatuli Lebak






