Sama-Sama Pakai Motor Beat dan Disenggol Bos J.H., Dua Pria di Air Jamban Sukses Reuni di Penjara!

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis Duri – Sabtu sore yang cerah di Jalan Desa Harapan dan Jalan Anggur Merah mendadak berubah menjadi panggung komedi kriminal terkocak tahun ini. Tim Opsnal Polsek Mandau berhasil menggagalkan bisnis haram dua pria yang tampaknya tidak janjian, tapi kompak apes di hari yang sama.

Hanya berselang 40 menit, polisi berhasil mengamankan puluhan paket sabu dan ganja dari dua lokasi berbeda di Kelurahan Air Jamban. Plot twist-nya? Kedua pelaku mengaku mendapatkan barang dari bos yang sama: seorang pria misterius berinisial J.H. yang kini resmi menyandang gelar DPO (Daftar Pencarian Orang) terkondang di Bengkalis!

Drama dimulai pukul 15.30 WIB di Jl. Desa Harapan. Seorang pria paruh baya berinisial R.N. (51) tampaknya lupa faktor umur saat memutuskan untuk bermain-main dengan hukum.

Berkat laporan warga yang super jeli, Tim Opsnal Polsek Mandau langsung meluncur ke lokasi. Saat digeledah, R.N. kedapatan memegang satu paket sabu di tangan kirinya, mungkin berniat sulap tapi gagal. Tidak puas sampai di situ, polisi yang jeli kemudian memeriksa sepeda motor Honda Beat biru-putih miliknya.

Bukan isi mesin yang menarik, melainkan dasbor motornya. Di sana, polisi menemukan kotak rokok yang isinya bukan tembakau, melainkan satu paket sabu siap edar! Selain barang haram, polisi juga menyita HP, motor Beat, dan uang tunai Rp567.000 (mungkin sisa uang kembalian atau modal malam mingguan yang kandas).

Belum sempat polisi menghela napas, pukul 16.10 WIB, informasi warga kembali berdering. Kali ini bergeser ke Jl. Anggur Merah 1. Polisi langsung membekuk pemuda berinisial I (29). Jika R.N. bermain di kelas eceran, si I ini tampaknya sedang mencoba jadi “minimarket berjalan”.

Dari tangan I, polisi mengamankan barang bukti yang bikin geleng-geleng kepala: 21 paket sabu dan 2 bungkus ganja! Menariknya, barang-barang tersebut disimpan dengan sangat estetik di dalam dua dompet kecil berwarna pink. Pilihan warna yang sangat kontras untuk seorang pengedar narkoba yang mencoba terlihat sangar di atas motor Honda Beat-nya. Polisi juga menyita uang tunai Rp740.000 dari dompet pink tersebut.

Saat diinterogasi di kantor polisi, baik R.N. maupun I kompak “bernyanyi” menyanyikan lagu yang sama. Mereka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari satu nama: J.H.Hingga berita ini diturunkan, J.H.

sukses menjadi buron paling dicari di Mandau karena berhasil merusak akhir pekan dua orang sekaligus. Polisi kini sedang melakukan pengembangan intensif untuk melacak keberadaan sang grosir narkoba ini.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., membenarkan “panen raya” penangkapan ini. Kedua tersangka kini sudah mendekam di hotel prodeo Polsek Mandau. Mereka sudah menjalani ritual wajib: tes urine (yang hasilnya sudah bisa ditebak), dokumentasi foto ala selebriti kriminal, dan pemeriksaan sesuai UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolres juga berterima kasih kepada warga Kelurahan Air Jamban yang sangat aktif melapor. Beliau menegaskan tidak ada ruang bagi narkoba di Bengkalis. Bagi warga lain yang melihat gerak-gerik mencurigakan, atau melihat pria membawa banyak dompet pink, bisa langsung hubungi Call Center Polri 110.

Pesan moral hari ini: Stop Narkoba! Karena selain merusak masa depan, memakai dompet pink untuk menyimpan sabu di atas motor Beat tidak akan membuatmu terlihat keren di mata polisi.(FN)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *