Sumedang-RMNews: Tangis haru tak terbendung dalam layanan kunjungan bertema Family Day di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sumedang, Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Sabtu (20/12). Menyambut Hari Ibu, warga binaan diberi kesempatan membasuh dan mencium kaki ibu mereka sebagai simbol penghormatan, pengakuan, dan permohonan maaf.
Kegiatan yang digelar di area kunjungan lapas tersebut berlangsung penuh kehangatan. Warga binaan tampak memegang kaki ibu mereka dengan tangan gemetar, sebagian terisak sambil memeluk orang tua yang telah lama dirindukan. Momen tersebut menjadi gambaran kuat bahwa ikatan kasih seorang ibu tetap hadir, meski terpisah oleh tembok pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Sumedang, Agung Hascahyo, mengatakan kegiatan ini sengaja disinergikan dengan layanan Family Day agar warga binaan dapat merasakan suasana kekeluargaan yang lebih bermakna.
“Hari Ibu bukan sekadar seremonial. Ini menjadi kesempatan membangun kembali jembatan kasih antara anak dan ibunya. Melalui Family Day, kami memberikan ruang bagi warga binaan untuk menghargai dan meminta maaf kepada ibu mereka secara langsung. Ini bagian dari pembinaan moral yang sangat berpengaruh dalam proses perubahan diri,” ujar Agung.

Prosesi membasuh dan mencium kaki ibu dimaknai sebagai simbol kerendahan hati serta pengakuan atas jasa dan pengorbanan orang tua. Sejumlah warga binaan terlihat tak mampu menahan air mata saat menggenggam tangan ibu mereka erat, seolah menyampaikan kerinduan dan penyesalan yang selama ini terpendam.
Salah seorang warga binaan berinisial R mengaku momen tersebut menjadi pengalaman yang sangat berarti baginya.
“Saya tidak pernah membayangkan bisa menyentuh kaki ibu lagi dalam suasana seperti ini. Saya tahu saya banyak salah. Hari ini ibu memaafkan saya tanpa berkata apa pun. Saya berjanji untuk berubah,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Tak hanya warga binaan, para ibu yang hadir pun larut dalam suasana haru. Pelukan hangat, senyum penuh harapan, dan usapan lembut di kepala anak menjadi bukti bahwa kasih seorang ibu tidak pernah pudar oleh waktu maupun keadaan.
Melalui kegiatan Family Day menyambut Hari Ibu ini, Lapas Kelas IIB Sumedang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan berbasis kekeluargaan, kemanusiaan, dan nilai moral. Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembatasan kebebasan, tetapi juga membuka ruang perubahan, yang berawal dari dukungan keluarga dan cinta tanpa syarat seorang ibu. (can/ips)





