Milad ke-62 UMPWR: Kinerja Capai 128 Persen, 8 Prodi Raih Akreditasi Unggul

Rakyatmerdekanews.co.id, PURWOREJO – Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) memperingati Milad ke-62 melalui Sidang Terbuka Senat di Auditorium Kasman Singodimedjo UMPWR, Kamis (24/9/2026).
Dalam agenda tersebut, Rektor UMPWR Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd. memaparkan laporan kinerja tahun akademik 2025/2026. Secara keseluruhan, rerata ketercapaian kinerja UMPWR mencapai 128 persen.

Salah satu capaian yang disoroti adalah peningkatan akreditasi program studi. Dari 18 program studi, sebanyak 8 prodi atau sekitar 44 persen telah meraih akreditasi Unggul.

Teguh mengatakan, capaian tersebut meningkat dibandingkan 2023 ketika belum ada program studi di UMPWR yang berstatus Unggul. Ia optimistis jumlah tersebut dapat bertambah menjadi 50 persen melalui proses akreditasi sejumlah program studi.

“Dulu waktu saya jadi rektor tahun 2023 belum ada yang terakreditasi Unggul. Sekarang sudah delapan. Insyaallah ini bisa bertambah menjadi 50 persen,” ujarnya.

Dari sisi sumber daya manusia, UMPWR memiliki 44 dosen bergelar doktor, melampaui target 33 orang. Sementara dosen yang telah memiliki sertifikat pendidik mencapai 104 orang dari target 106 orang.
Namun, sejumlah target jabatan akademik dosen masih perlu ditingkatkan. Jumlah dosen dengan jabatan Lektor tercatat 69 orang dari target 75, Lektor Kepala 16 orang dari target 22, dan Guru Besar 4 orang dari target 5 orang.

Di bidang penelitian dan publikasi, UMPWR mencatat 139 artikel terindeks Scopus dan Web of Science (WoS) dari target 125 artikel. Jumlah publikasi secara keseluruhan meningkat 39,7 persen dalam empat tahun terakhir.

UMPWR juga menghasilkan 66 hak cipta, dua paten sederhana, dan satu paten. Jumlah jurnal terakreditasi Sinta meningkat dari 12 jurnal pada 2025 menjadi 14 jurnal pada 2026. Sementara buku ber-ISBN mencapai 36 buku dari target 16 buku.

Pada sektor kemahasiswaan, jumlah mahasiswa UMPWR mencapai 6.897 orang, atau 138 persen dari target 5.000 mahasiswa. UMPWR juga telah memiliki 10 mahasiswa internasional dari Mali, Thailand, dan Timor Leste.
Meski demikian, prestasi mahasiswa masih menjadi perhatian. Dari target 230 prestasi, baru tercapai 107 prestasi atau sekitar 47 persen.

Teguh mendorong kegiatan mahasiswa lebih banyak diarahkan pada program yang mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU), seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), karya ilmiah, dan berbagai kompetisi.
Untuk penguatan kelembagaan, UMPWR menargetkan pengajuan akreditasi perguruan tinggi (APT) Unggul pada Oktober 2026. Setelah itu, universitas juga menyiapkan penambahan program studi sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Pengembangan sarana dan unit usaha turut dilakukan, antara lain Suryamart, Bengkel Surya Motor, pembangunan Lumina Surya Boga di Pangen dengan anggaran sekitar Rp1 miliar, pengembangan Kampus 3 di Sucen, serta rencana pembangunan Kampus 5 di Bagelen.

Di bidang keuangan, pendapatan non-SPP mencapai Rp2,47 miliar dari target Rp2,4 miliar. Hibah kelembagaan mencapai Rp3,66 miliar dari target Rp3 miliar, sedangkan dana penelitian mencapai Rp1,84 miliar dari target Rp1,65 miliar. UMPWR juga memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari audit eksternal keuangan 2026.

Untuk kerja sama, UMPWR mencatat 102 kemitraan internasional, 31 nasional, dan 150 lokal. Kerja sama internasional di antaranya dilakukan dengan perguruan tinggi di Rusia, Malaysia, dan Filipina.
Milad ke-62 juga menjadi momentum bagi Teguh karena merupakan pidato terakhirnya sebagai rektor pada periode kepemimpinan saat ini. Masa jabatannya akan berakhir pada April 2027.

Ia meminta proses pemilihan rektor periode 2027–2031 segera dipersiapkan dan dilakukan secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Purworejo mengapresiasi perjalanan UMPWR selama 62 tahun. Pemkab berharap UMPWR terus berkembang menjadi universitas yang unggul dalam IPTEKS dan entrepreneurship dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.

Dengan tema “Tumbuh, Tangguh, Berpengaruh”, Pemkab juga membuka ruang kolaborasi dengan UMPWR dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk melalui riset, analisis, dan pengembangan inovasi untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat. (KUN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *